Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengaku optimistis partainya mampu melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar empat persen pada Pemilu 2024.
"PPP optimistis bisa lolos PT empat persen," kata Awiek, sapaan akrabnya, Rabu (7/6/2023).
Hal itu disampaikannya menanggapi sejumlah hasil survei yang menyebut PPP berpotensi tidak lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2024.
Menurut dia, potret yang kerap kali didapatkan PPP itu keliru. Karena hingga kini PPP masih berhasil menduduki parlemen.
"Sejak lembaga survei berdiri, PPP selalu dipotret tidak lolos ke parlemen, namun faktanya selalu lolos. Hal ini karena PPP peserta pemilu bukan peserta survei," ujarnya.
Awiek juga menilai hasil survei yang memprediksi PPP berpotensi tidak lolos ambang batas parlemen itu lantaran yang dipotret saat ini adalah partai.
Sementara, lanjut dia, survei tersebut belum memotret calon legislatif sebab belum masuk daftar calon tetap (DCT).
"Ketika para caleg bekerja, maka akan berbeda hasilnya,” ucapnya.
Dia menyebut mesin politik PPP terus bekerja maksimal sejauh ini, termasuk jaringan badan otonomnya yang menggarap segmen anak muda maupun kalangan perempuan.
Baca Juga: Ketum PPP Sebut Bakal Usulkan 2 Nama Cawapres Ganjar ke PDIP, Siapa Saja?
Sebelumnya, Selasa (16/5), Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mengaku bersyukur karena survei telah membuktikan partainya lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2024.
Di mana, berdasarkan hasil survei terbaru dari Charta Politika Indonesia yang dirilis pada Senin (15/5), elektabilitas PPP sebesar 4,1 persen.
"Alhamdulillah, selama kami bekerja tujuh bulan dengan konsolidasi nasional, telah membuahkan hasil," katanya, Selasa (6/6/2023).
Selain konsolidasi nasional kata dia, hasil keputusan Rapimnas V di Yogyakarta, di mana PPP resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024, juga memberikan dampak cukup signifikan.
Sesuai regulasi, besaran ambang batas parlemen pada Pemilu 2024 sebesar empat persen. Hal tersebut sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pemilu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
FJGS 2026 Kembali Ramaikan HUT Jakarta, Saatnya Warga Berburu Promo dan Nikmati Festival Kota
-
Konten Edukasi Semakin Banyak, tetapi Mengapa Polarisasi Tetap Tinggi?
-
Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis yang Terpajang di BPA Fair
-
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 13 WNI Calon Jemaah Haji Nonprosedural di Kualanamu
-
Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Review Jujur Novel Resi Durna: Sang Guru yang Membiarkan Dirinya Dibenci
-
Rayakan Harkitnas, BRI Manado Perkuat Literasi Keuangan dan Digital di Sulawesi Utara
-
5 Fakta Menarik 'Spooky in Love', Ternyata Remake Film 'Spellbound'
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store