Namanya Romano Matte, bagi pecinta sepak bola nasional era Primavera tentu tidak terlalu asing bagi sosok satu ini. Matte ialah orang dibalik layar munculnya bakat-bakat sepak bola Indonesia mentas di Sampdoria pada era 90-an.
Romano Matte pada 1993 ditunjuk PSSI menjadi pelatih Timnas Indonesia dengan target Piala Dunia U-20 Qatar 1995 dan Olimpiade 1996 di Atalanta.
Demi bisa gapai mimpi tampil di dua ajang bergengsi itu, Matte bersama PSSI kemudian membuat program PSSI Primavera.
Dari program ini muncul nama-nama beken sepak bola Indonesia, mulai dari Kurniawan Dwi Yulianto, Kurnia Sandy, Yeyen Tumena hingga Deddy Umarella.
Matte termasuk sosok yang memiliki peran penting bagi program PSSI Primavera. Beberapa waktu lalu, pria berusia 84 tahun itu menceritakan pengalamannya saat berkarier di Indonesia.
"(Awalnya) saya melatih apa yang sekarang disebut United Jakarta, hanya hitung-hitungan matematika untuk kami saat itu meraih gelar juara," ucapnya seperti dikutip dari Ifattoquotidiano.it
"Mereka (PSSI) kemudian menunjuk saya ke timnas senior. Dalam empat tahun saya telah berkeliling ke semua pulau, dari Papua hingga Kalimantan. Target kami Asian Games," tambahnya.
Namun Matte kemudian mendapat tawaran dari federasi sepak bola Jepang. Tawaran itu tak diambilnya lantaran ia mengalami masalah keluarga di Italia.
"Juventus kemudian memanggil saya untuk jadi pengamat dan saya menghabiskan dua tahun di pesawat dengan keliling dunia," sambungnya.
Matte diketahui pernah melatih Max Allegri, eks pelatih Juventus dan AC Milan. Allegri jadi andalan Matte saat masih membela Livorno.
Berita Terkait
-
Siapa Pemain Keturunan yang Diprediksi Bertemu Erick Thohir di Jerman?
-
JEMPOL! Daftar Klub Sudah Penuhi Kuota Pemain Asing
-
CEK FAKTA: Timnas Indonesia Didukung Pelatih Klub Eropa Jelang Lawan Argentina
-
5 Pemain Palestina Paling Berbahaya, Patut Diwaspadai Timnas Indonesia
-
Belum Lepas Pemain ke Timnas Indonesia, Thomas Doll: Ada Baiknya di Persija Dahulu
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap