Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang merupakan siswi SD di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga kini belum jelas penanganannya.
Hal tersebut membuat sorotan khusus dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi. Dia minta aparat penegak hukum dan KPAD fokus mengupas tuntas kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru Agama.
Ridwan Muhibi merasa sangat kecewa dengan adanya berita tersebut, menurutnya hal tersebut sangat mencoreng bidang pendidikan di Kabupaten Bogor.
"Kalau seperti itu benar adanya, ini harus segera ditindak, tidak boleh nunggu bola, artinya dalam hal ini aparat dan juga KPAD," kata Muhibi.
Ia juga mengatakan akan menvalidasi berita tersebut ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor terkait kebenarannya.
"Kami akan minta pendapat Disdik, bener engga ini, guru PNS atau swasta, yang melakukan tindakan seperti ini harus segera ditindaklanjuti,"tegasnya.
Sebelumnya ramai diberitakan terkait kasus seorang siswa kelas 1 SD di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor diduga mengalami pelecehan seksual oleh gurunya sendiri.
Pihak korban pun sudah melakukan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Saat ini Polres Bogor tengah melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.
Berita Terkait
-
PSK Online di Puncak Bogor Ditarget Layani 40 Pria Hidung Belang, Terus Dibayar Rp 2 Juta Dalam Seminggu
-
Keluarga Korban Pencabulan Oknum Guru Agama di Bogor Minta Tolong ke Kapolri: Belum Ada Kelanjutan...
-
KNPI Sebut Polisi Lambat Tangani Laporan Dugaan Kasus Pencabulan Oknum Guru Agama, Polres Bogor Berikan Pembelaan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Harga Emas Galeri 24, Antam dan UBS Naik Dua Hari Beruntun!
-
Mencekam! Detik-Detik Ledakan Dahsyat di Dapur SPPG Ngawi, Pekerja Berhamburan di Tengah Reruntuhan
-
Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik
-
Menggugah Nurani Lewat Sejarah Baitul Maqdis
-
Harga Plastik Naik, Pakai Beeswax Wrap untuk Solusi Hemat Ibu Rumah Tangga
-
Tak Sekadar Sehat, Ini Pentingnya Menjalani Aktivitas Sesuai Prinsip Syariah
-
TKA Jenjang SMP Terkendala? Disdik Pekanbaru Siapkan Gelombang Khusus
-
Waspada! Semarang Diprediksi Hujan Ringan-Sedang Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
-
Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon
-
Temuan Satgas MBG Bangkalan: 41 SPPG Belum Kantongi Sertifikat Halal