Indikasi kecurangan yang diduga dilakukan perangkat pertandingan Liga 1 2022-23 diungkap oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Senin (26/9).
Menurut Kapolri, pihak Santas Anti Mafia Bola memenukan sejumlah indikasi adanya kecurangan yang terjadi di pertandingan Liga 1 musim 2022-23.
"Sekali lagi kami menemukan adanya indikasi pelanggaran atau kecurangan yang dilakukan oleh perangkat pertandingan," ujar Listyo.
Meski begitu, dia enggan menyebutkan sosok perangkat pertandingan yang telah melakukan kecurangan pada kompetisi sepak bola di Tanah Air.
Untuk itu, Kapolri akan memerintahkan Satgas Antimafia Bola Polri untuk melakukan pendalaman dan penyelidikan berdasarkan data-data yang ditemukan.
"Komitmen Polri dengan membentuk Satgas Antimafia Bola Polri ingin mengawal agar kompetisi liga 1, 2, 3, akan menghasilkan kompetisi yang fair, berkualitas dan menghasilkan atlet yang berprestasi dan siap maju di laga nasional maupun internasional," jelasnya mengutip dari Antara.
Sebelum Kapolri bersama ketum PSSI Erick Thohir mengungkap dugaan indikasi kecurangan di Liga 1 musim lalu, hanya ada 18 wasit yang akan bertugas di Liga musim depan.
Hal ini disampaikan Erick Thohir dari hasil seleksi wasit Liga 1 2023-2024 dilakukan bersama Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). Setidaknya, ada 55 wasit yang mengikuti seleksi untuk memimpin Liga 1. Namun, tak semuanya lolos seleksi
Dari yang lolos itu 18 peringkat teratas akan memimpin pertandingan Liga 1. Sisanya akan bertugas di Liga 2 pada peringkat 15-24.
Baca Juga: Sisi Gelap Kabupaten Tangerang Dibongkar, Mafia Tanah Disebut Berkuasa di Tingkat Desa hingga Bupati
Dalam daftar 18 wasit itu, ada beberapa nama wasit yang tak muncul. Padahal, wasit-wasit ini kiprahnya sudah cukup dikenal di Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan telah mengantongi lisensi FIFA.
Kelimat wasit tenar dan memiliki lisensi FIFA itu antara lain, Iwan Sukoco. Ia dikenal publik sepak bola Indonesia sebagai wasit yang kerap mengeluarkan keputusan kontroversial.
Lalu ada Aprisman Aranda, Oki Dwi Putra yang keduanya memiliki lisensi wasit FIFA. Khusus Oki, lisensi wasit FIFA miliknya hanya sampai 2010. Ada juga Mustofa Umarella yang pernah jadi wasit terbaik Liga 1 2017.
Terakhir ada Fariq Hitaba, wasit lisensi FIFA yang tak jadi pengadil di Liga 1 musim 2023-24.
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir: Timnas Indonesia U-17 Segera Lakoni Training Camp
-
Erick Thohir Segera Bentuk Tim Nasional U-17, Selasa Besok Rapat PSSI Membahas Seleksi Pemain Hingga Lokasi TC
-
Erick Thohir Tegaskan 3 Aturan Ketat Liga Demi Majukan Sepak Bola Indonesia
-
Dugaan Ada Mafia Bola Pengaturan Skor Liga 1 Indonesia, Erick Thohir Minta Buktikan dengan Transparan
-
Erick Thohir Minta Standar Operasional Liga dan Klub Terpenuhi Agar Sepak Bola Indonesia Maju
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
WFH Tiap Jumat di Mataram Resmi Berlaku, Wali Kota: Jangan Ada yang Malas-malasan!
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Prabowo Beri Kejutan Ulang Tahun Seskab Teddy di Paris, Netizen: Berasa Drama Kerajaan
-
Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
BRI Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir Lebong Secara Langsung
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan