Slank jadi trending topic di laman Twitter pasca merilis lagu yang berjudul 'Polisi yang Baik Hati'. Sejumlah netizen menyampaikan kritik pedas kepada band yang dibentuk oleh Bim-bim tersebut.
Kritik pedas kepada Slank lantaran publik menilai citra polisi yang masih belum tunjukkan arah positif. Sejumlah kasus yang mencoreng citra kepolisian dianggap belum tunjukkan perubahan lebih baik.
"Ga kaget, orang Abdee jadi komisaris telkom aja udah biasa. Saling balas budi, simbiosis oligarkisme," cuit netizen di laman Twitter.
"Ada band plat merah sekarang?" sambung akun lainnya.
"Polisi yang baik hati di wadas," tulis akun lain membalas postingan akun resmi Slank.
Di balasan netizen itu, ia menyematkan aksi polisi terhadap warga di Wadas, Jawa Tengah.
"Perayaan Polisi Yang Baik Hati di Allianz Arena, Munich," sambung akun lain dengan menyematkan foto aksi fans Bayern Munich mengutuk Tragedi Kanjuruhan yang tewaskan 135 suporter.
Ada juga netizen yang unggah foto Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan Brigadir J dan Teddy Minahasa, terpidana seumur hidup di kasus peredaran narkoba. Dua oknum polisi ini disebut netizen sebagai 'Polisi yang baik hati'
Sebelumnya, pada unggahan akun Twitter @slankdotcom, Kaka dkk membuat lagu berjudul 'Polisi yang Baik Hati' sebagai persembahan untuk institusi kepolisian yang baru berulang tahun.
Baca Juga: Bobby Nasution Minta Polisi Tembak Mati Begal, Politisi Demorkat: Negeri Ini Ada Hukumnya, Bung!
"OUT NOW!! Single terbaru Slank berjudul "Polisi Yang Baik Hati" yang dipersembahkan untuk Kepolisian Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77," cuit akun Slank.
"Dengarkan di platform streaming favorit kalian & tonton videonya di channel Youtube Slank!"
Berita Terkait
-
Kelakuan Rafathar Jadi Suporter Nagita Slavina Main Tenis Disorot: Emang Kadang-kadang
-
Rilis Lagu 'Polisi yang Baik Hati' Slank Banjir Sindiran: Begini Amat Band Pelat Merah
-
Nikita Mirzani Ketawa Bagian Tubuhnya Ini Dicolek Anak Lesti Kejora: Nurun Bapaknya
-
Nagita Slavina-Jeje Minta Dukungan Buat Tanding Tenis, Netizen: 2 Orang Disakiti Kakak Adik
-
Mayang Ngarep Diendorse Produk Makanan Auto Kena Sentilan: Fuji Nyetok Buat Gala Banyak
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian