Industri sepak bola mendorong para milioner untuk berinvestasi di klub. Sejumlah klub sepak bola memang dimiliki oleh para milioner. Tapi, tak hanya milioner, sejumlah klub bahkan dikuasi oleh negara.
Ya, sejumlah klub top dunia tercatat saham mayoritas mereka dikuasai oleh satu negara via konsorsium milioner ataupun BUMN-nya negara tersebut.
Siapa saja klub-klub top dunia yang diketahui saham mayoritasnya dikuasai oleh satu negara? Berikut ulasannya
Zenit Saint Petersburg
Klub raksasa Liga Rusia ini seperti dikutip dari en.fc-zenit.ru mayoritas sahamnya dimiliki oleh perusahaan gas terbesar Rusia, Gazprom. Gazprom sendiri ternyata mayoritas sahamnya justru dimiliki oleh pemerintah Rusia.
Rumor juga menyebut klub ini mendapat subsidi besar dari Gazprom. Zenit mendapat suntikan dana sebesar 100 juta dollar plus renovasi stadion mereka, Krestovsky Stadium.
CSKA Moskow
Pemerintah Rusia tidak hanya memiliki Zenit, seperti dikutip dari theguardian.com CSKA awal berdirinya dibentuk oleh militer Uni Soviet pada 1911.
Usut punya usut CSKA sampai detik ini pun masih di bawah kendali Kementerian Pertahanan Rusia. Meski sosok Roman Abramovich menjadi sosok kunci bagi klub ini agar terkesan lebih profesional dengan dimiliki oleh pihak swasta.
Baca Juga: Australian Open 2023: Perebutkan Tiket Semi Final, Fajar/Rian vs Kang/Seo!
Beijing Guoan
Dalam lima tahun terakhir ini sepakbola China alami kemajuan yang sangat signifikan. Klub-klub di Liga Super China mampu mendatangkan pemain top Eropa.
Ternyata hal ini juga berkat campur tangan pemerintah China secara tidak langsung. Pemerintah China sendiri seperti dikutip transfermarkt.com mayoritas sahamya dimiliki oleh Citic Investment Group.
Citic Investment Group sendiri ternyata dimiliki oleh pemerintah China. Perusahaan ini juga memiliki saham 14 persen di klub raksasa Liga Inggris, Manchester City.
Klub Ligue 1 ini awalnya klub yang biasa-biasa saja. Medio 2011, klub ini menjelma jadi raksasa setelah kedatangan investor dari Qatar. Ialah Qatar Invesment Authority yang menggelontorkan dana sebesar 80 juta euro di tahun awal investasi mereka.
Berita Terkait
-
Dahsyat! PSG Comeback Setelah Dihabisi Inter Milan, Kini Neymar Ngamuk Jebol 2 Gol ke Gawang Jeonbuk Motors
-
Here We Go! Ousmane Dembele Merapat ke PSG Dikontrak Sampai 2028, Kini Lagi Tes Medis
-
Rugikan Negara Rp 200 Miliar, Kejari Jakbar Tetapkan Dua Direktur Perusahaan Swasta Sebagai Tersangka
-
Link dan Cara Daftar Upacara 17 Agustus di Istana Negara, Kuota Terbatas!
-
Simak Parenting 4 Negara Maju Ini, Bisa Jadi Inspirasi dan Referensi!
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat
-
Lebaran Bareng Keluarga Pacar, Hubungan Azizah Salsha dan Nadif Zahiruddin Makin Serius?
-
Menggugat Salam Tempel Saat Lebaran: Kenapa Anak Kecil yang Sering Dapat?
-
Angkot Dilarang Masuk Puncak! Dishub Bogor Putar Balik Kendaraan di Simpang Gadog
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Viral Saf Salat Id di Alun-Alun Kudus Campur Baur, Bagaimana Hukumnya?
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah