Erick Thohir dianggap sebagian besar masyarakat memiliki kinerja yang memuaskan sebagai ketua umum PSSI. Kenapa Erick Thohir dianggap punya kinerja bagus sebagai ketum PSSI?
Menteri BUMN, Erick Thohir resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Kamis (15/2/2023).
Saat itu, Erick Thohir mengalahkan para pesaingnya termasuk La Nyalla Mattalitti.
Dalam pemungutan suara, Erick Thohir meraih 64 suara voters sementara La Nyalla Mattalitti mendapatkan 22. Sedangkan Arief Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi tidak menjaring satupun suara.
Sebelum terpilih, Erick sudah lebih dulu mengumbar janji dan program untuk membenahi sepak bola Indonesia. Setidaknya ada lima janji Erick Thohir sebagai ketum PSSI masa bakti 2023-2027.
Kelima janji itu adalah, kelanjutan Liga 2 dan Liga 3, mengejar ketertinggalan timnas Indonesia dengan negara lain, penggunaan VAR di Liga 1, memperbaiki kualitas wasit dan terakhir membangun training center untuk Timnas Indonesia.
"Negara sebesar dan sekaya ini tidak punya fasilitas untuk tim nasional. Harus dibangun duluan kalau bisa tahun depan jadi. Harus," tegas Erick Thohir pada Februari 2023.
Survei LSI soal Kepemimpinan Erick Thohir
Lembaga Survey Indonesia (LSI) merilis hasil survei mengenai persepsi masyarakat terhadap kinerja Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.
Dari hasil survei itu terungkap, mayoritas masyarakat merasa puas dengan kinerja Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.
Sebanyak 71,4 persen responden yang mengenali sosok Erick Thohir sebagai Ketum PSSI mengaku merasa puas terhadap kinerjanya.
Bahkan, ada 17,3 persen responden yang menyatakan sangat puas dengan kinerja tersebut.
"Jadi kalau digabungkan dari yang puas dan sangat puas, sebanyak 88,7 persen masyarakat Indonesia puas dengan kinerja PSSI di masa kepemimpinan Erick Thohir saat ini." kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan.
Hanya sebagian kecil responden yang merasa kurang puas terhadap kinerja Erick Thohir.
Angka tersebut sebesar 8,6 persen, sedangkan yang menyatakan tidak puas sama sekali hanya 0,3 persen.
Sementara 2,4 persen responden memilih untuk tidak memberikan tanggapan terkait hal tersebut.
Berita Terkait
-
Pelatih Thailand Berhasrat Tantang Tim Ini pada Semifinal Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia U-23 Dicoret dari Daftar
-
Saham Garuda (GIAA) Terbang Tinggi Ditengah Isu Merger dengan Pelita Air
-
7 Aksi Unik Protes Suporter Klub: Buronan Bank Century Jadi Penyebab hingga Terbaru Sindir Erick Thohir
-
Erick Thohir Pilik Kawasan Bekas Tambang jadi Lokasi Program Bakti BUMN
-
Memungut Sampah Lebih Terhormat Dibanding Memukul dan Melempar Suporter Lawan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar