Eks ketum PSSI Nurdin Halid masuk dalam daftar 12 caleg eks terpidana korupsi yang akan berebut kursi di DPR pada Pemilu 2024. Nurdin jadi satu-satunya wakil dari Golkar dalam temuan Indonesia Corruption Watch (ICW).
Sebelumnya, ICW menemukan 12 nama terpidana kasus korupsi terdaftar sebagai calon sementara atau DCS untuk calon anggota legislatif, DPR RI dan DPD RI.
Dari 12 nama itu, Nurdin Halid dari partai Golkar menjadi salah satunya. Selain Nurdin, ada juga politisi dari Nasdem (3 caleg), PDI P (2 caleg), serta 1 orang dari PKB yakni Susno Duadji.
"Temuan ICW menunjukan, setidaknya terdapat 12 nama mantan koruptor dalam DCS bakal caleg, baik tingkat DPR RI maupun DPD RI, yang dipublikasikan pada 19 Agustus 2023 lalu," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana seperti dikutip dari Suara.com
"Hari ini partai politik sebagai pengusung caleg ternyata masih memberi karpet merah kepada mantan terpidana korupsi," ungkap Kurnia.
Nurdin Halid akan bertarung di Pemilu 2024 di Dapil Sulawesi Selatan II dengan nomor urut 2.
Kasus korupsi Nurdin Halid
Pada 16 Juli 2004, Nurdin Halid ditahan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam distribusi minyak goreng.
Setahun kemudian, 16 Juni 2005, Nurdin Halid dibebaskan dari tuduhan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dibebaskan.
Saat dibebaskan oleh PN Jaksel ini, Nurdin dituding korupsi Rp169 miliar dana minyak goreng.
Namun, Mahkamah Agung pada 13 September 2007 membatalkan keputusan itu dan jatuhkan Nurdin Halid penjara dua tahun dan denda Rp30 juta subsider 6 bulan kurungan.
Yang mengejutkan, putusan dari MA ini jelang 2 hari sebelum ia dilantik menjadi anggota DPR dari Fraksi Golkar gantikan Andi Matalatta yang menjadi Menteri Hukum dan HAM.
Pada 9 Agustus 2005, Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis eks ketum PSSI itu hukuman dua tahun 6 bulan penjara atas kasus pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam.
Saat harus mendekam di penjara dalam kurun 2005 sampai 2006 lalu Nurdin juga tetap memegang jabatan ketua umum PSSI. Bahkan sejumlah Exco PSSI saat itu tak mempermasalahkan Nurdin Halid mengelola sepak bola Indonesia dari dalam penjara.
Nurdin Halid sendiri sempat mengatakan bahwa ia memang pernah terjerat kasus korupsi namun pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan membantah dirinya koruptor.
"Saya memang pernah dipidana tapi saya bukan seorang koruptor, karena saya tidak pernah korupsi," ucapnya seperti dikutip.
Berita Terkait
-
3 Caleg Nasdem Eks Terpidana Korupsi, PDI P Sumbang 2 Nama, ICW: Parpol Kasih Karpet Merah untuk Koruptor
-
BREAKING NEWS! Jokowi Lantik 7 Tim Pemenangan Ganjar-Gibran untuk Pemilu 2024, Benarkah?
-
Wejangan Erick Thohir untuk Timnas Indonesia Jelang Final Piala AFF U-23: Terus Berjuang Hingga Akhir!
-
ICW Temukan 12 Mantan Terpidana Korupsi dalam DCS Caleg DPR dan DPD RI
-
Lukas Enembe Diduga Perintahkan Pramugari Selvi Antarkan Uang Miliaran Pakai Jet Pribadi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?