Baru-baru ini beredar kabar yang mengklaim jejak digital Anies Baswedan dari Kapolri. Klaim tersebut menyebut ternyata Anies termasuk kaum Partai Komunis Indonesia (PKI) sadis.
Klaim Anies Baswedan kaum PKI sadis beredar melalui sebuah video yang diunggah salah satu kanal Youtube.
“BEDAH JEJAK DIGITAL ANIES KAUM PKI
LANGSUNG DARI KAPOLRI VIDEO ANIES TERUNGKAP PKI SADIS” tulis klaim
Lantas benarkah klaim ternyata Anies Baswedan kaum PKI sadis melalui video yang ditunjukan Kapolri? benar atau tidaknya klaim tersebut akan terjawab melalui unggahan artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Anies Baswedan ternyata kaum PKI sadis beredar melalui sebuah video yang diunggah salah satu kanal Youtube.
Video tersebut juga diertai thumbnail dengan foto Kapolri Listyo Sigit Prabowo sedang memperlihatkan bukti dukungan PKI kepada Anies.
Dalam foto tersebut juga terdapat mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Mengkopolhukam Mahfud MD dan beberapa tokoh lainnya. Meski demikian, faktanya foto unggahan tersebut adalah hasil manipulasi.
Usai ditelusuri lebih lanjut menggunakan google image search, ditemukan kemiripan foto Listyo Sigit Prabowo yang membawa laptop.
Baca Juga: Anies Baswedan Korupsi Dana APBD DKI Jakarta Rp2,3 Triliun, KPK Gerak Cepat Jemput Paksa, Benarkah?
Namun, pada foto aslinya ia melaporkan surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan pada Maret 2022.
Foto asli yang dipasang dalam thumbnail video tersebut bisa dilihat pada artikel strategi.id berjudul “Kapolri Lapor SPT Tahunan, Ajak Masyarakat Taat Pajak.”
Beberapa foto tersebut dimanipulasi menjadi satu frame, seolah-olah mereka menyaksikan video PKI mendukung Anies secara bersama-sama.
Selain thumbnail yang dimanipulasi, beberapa cuplikan video yang disajikan tidak ada kaitannya dengan dukungan PKI kepada Anies.
Justru, salah satu video menunjukan peristiwa pembakaran bendera PKI oleh Kyai dan Ulama di depan DPRD Sampang Jawa Timur pada tahun 2022.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
PSSI Resmi Keluar dari AFF, Erick Thohir Bawa Timnas Indonesia Gabung ke EAFF, Benarkah?
-
Anies Baswedan Korupsi Dana APBD DKI Jakarta Rp2,3 Triliun, KPK Gerak Cepat Jemput Paksa, Benarkah?
-
Viral! Kyai Ini Sebut Rocky Gerung Adalah Rasulullah Utusan Allah, Publik: Guru Spiritual Anies Bukan?
-
Anies Baswedan Setuju Duet dengan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Bahkan Siap Jadi Cawapres, Benarkah?
-
Anies Baswedan Gagal Nyapres Karena Demokrat Hengkang dari Koalisi Perubahan, Benarkah?
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Terkini
-
Hery Gunardi: Perbankan Indonesia Tetap Resilien, Namun Perlu Perkuat Mitigasi Risiko Global
-
Proyek Rusun Murah 18 Tower di Meikarta Mulai Dibangun, Sediakan 140 Ribu Unit
-
Perang AS-Iran Bikin PSSI Pusing Sulit Panggil Pemain Timnas Indonesia di Eropa
-
Bolehkah Zakat Fitrah Diberikan ke Orang Tua Sendiri? Ini Penjelasannya
-
Nilai Tukar Rupiah Rp17.000 per Dolar, APBN Terancam Tertekan Harga Minyak
-
Akui Masih Sayang Natasha Rizky, Desta Tak Rela Anaknya Punya Ibu Tiri
-
Daftar Harga HP Itel Terbaru Maret 2026, Solusi HP Murah Spesifikasi Mewah
-
Garuda Calling John Herdman Minim Kejutan, Andalkan Pemain Era Kluivert dan STY
-
BCL Kenang Momen Bersama Vidi Aldiano: Titip Salam untuk Ashraf Sinclair
-
PSSI Kasih Bocoran Seberapa Hebat Pemain Baru Timnas Indonesia