Video dengan judul "MENGEJUTKAN!! BERSAMA NASDEM, DEMOKRAT & PKS, ANIES RESMI UMUMKAN AHY JADI CAWAPRES DI PILPRES 2024!," yang diunggah akun Youtube Gajah Mada TV memuat informasi menyesatkan alias hoax.
Narasi pada judul video dan thumbanil seolah-olah membuat penonton percaya bahwa Anies Baswedan resmi umumkan AHY sebagai cawapres untuk Pilpres 2024.
Selain itu, pada thumbnail video terdapat gambar Anies bersama AHY seolah-olah deklarasi sebagai pasangan bakal capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Terdapat juga gambar-gambar wajah sejumlah ketum partai Nasdem, Demokrat dan PKS.
Di thumbnail terdapat narasi yang isinya sama seperti judul video.
Penjelasan:
Video berdurasi 8 menit 6 detik yang diunggah akun Youtube Gajah Mada TV memuat informasi palsu alias hoax.
Dari awal hingga akhir video tidak terdapat informasi valid bahwa Anies Baswedan resmi memilih AHY sebagai bakal cawapres di Pilpres 2024.
Faktanya, kemarin Jumat (1/9) Demokrat resmi untuk keluar dari Koalisi Perubahan Persatuan (KPP) setelah Anies Baswedan memilih Cak Imin sebagai cawapres.
Baca Juga: Anies Disebut Tak Amanah, Rizal Ramli Ungkit Cerita Pahit Saat Gagal Jadi Menko Ekuin Era SBY-JK
Faktanya, Anies dan Cak Imin dijadwalkan pada hari ini, Sabtu (2/9) akan mendeklarasikan sebagai pasangan capres cawapres di Surabya, Jawa Timur.
Faktanya, Anies Baswedan telah buka suara soal dinamika di KPP.
"Kepada seluruh relawan, mari kita terus konsentrasi pada usaha kita untuk melakukan perubahan," kata Anies dalam keterangannya, Sabtu (2/9/2023).
Di dalam video, hanya berisi potongan klip dan suara narator membacakan pemberitaan terkait keputusan Anies memilih Cak Imin sebagai cawapres.
Kesimpulan:
Video dengan narasi judul bahwa AHY dipilih Anies sebagai cawapres di Pilpres 2024 merupakan informasi menyesatkan alias hoax.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Lebih Pilih Cak Imin Jadi Cawapres daripada PKS dan Demokrat
-
Angkat Bicara Usai Demokrat Cabut Dukungan, Anies: Pada Waktunya Ada Penjelasan
-
Anies Disebut Tak Amanah, Rizal Ramli Ungkit Cerita Pahit Saat Gagal Jadi Menko Ekuin Era SBY-JK
-
Sakit Hati dengan Cara Nasdem Pilih Cak Imin, Kader Demokrat Bersihkan Cimahi dari Foto Anies-AHY
-
Balas Sindiran Zulhas soal Belok Nggak Kasih Sein, PKB: Tidak Perlu Juga Kasih Sein
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login
-
Tegas! Menteri LH Minta Pembuang Sampah Sembarangan Dihukum Tipiring
-
Operasi Serentak! Ikan Sapu-Sapu Diburu di Sungai-Sungai Jakarta
-
Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?
-
Kisah Ikal dalam Edensor: Dari Lorong Sorbonne hingga ke Padang Sahara
-
Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF dan Investor Global, Analis: Momentum Perkuat Kedaulatan
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Helikopter Jatuh di Sekadau: Kronologi PK-CFX, Dari Hilang Kontak hingga Evakuasi
-
Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer