Partai Demokrat mengungkit bagaimana partai NasDem memohon-mohon untuk berkoalisi dengan mereka usai mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden partai milik Surya Paloh.
Juru Bicara Parati Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut, partai Nasdem beberapa kali datang ke Demokrat untuk meminta berkolasi.
"Selama ini mohon maaf kita sampaikan juga tapi Mas Anies lebih dari 5 kesempatan berulang kali. Mulai bulan Januari ketika sekian lama sejak deklarasi oleh teman-teman NasDem, NasDem dan Mas Anies tidak punya teman koalisi," katanya belum lama ini.
Saat itu, partai Demokrat bersepakat untuk berkoalisi mengusung Anies Baswedan sebagai presiden. Bahkan dalam pembahasan berulang kali itu, sempat menyampaikan bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dibujuk dengan Cawapres Anies.
"Akhirnya waktu itu seingat kami di penghujung Januari, itu Mas Anies dan Mas AHY bertemu dan disaksikan saat ini di antaranya ada di tim 8. Kemudian itu bersepakat untuk bersama. Kata Mas Anies mari kita menjemput takdir sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden," papar dia.
"Bagaimana saya membawa NasDem, Mas AHY membawa Demokrat. Ayo kita sama-sama ajak teman-teman PKS. Kan gitu bahasanya ada seperti itu," lanjut dia.
Namun, kecurigaan sudah sedari dulu menghantui Demokrat karena Anies Baswedan tak kunjung mendeklarasikan siapa Cawapres yang bakal mendampingi dia di Pilpres 2024 mendatang.
"Lalu dalam berbagai kesempatan sudah ada sampai tim 8 segala apa, sempat sudah disampaikan kembali termasuk rencana deklarasi yang terus ditunda. Oh ternyata dalam konteks ditunda ini bukan apa-apa, rupanya ada niatan untuk berkhianat di belakang," cetus dia.
Ia mengaku, keputusan NasDem yang mengusung Cak Imin secara sepihak merupakan pengkhianatan koalisi Perubahan yang sudah dijalin sejak lama.
"Bagi kami ini tentu bagian dari pengkhianatan Koalisi Perubahan. Karena komitmen kita kan setara dan sejajar sudah ada 6 Pasal di koalisi (Perubahan) itu. Kita komunikasikan dengan baik, bukan malah bersekongkol atau diam-diam di belakang," papar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Dari Versi Mini sampai Pro: Ini 5 Rekomendasi Drone DJI Paling Worth di 2026
-
Kurir Narkoba Jaringan Koko Erwin Ditangkap di Pekanbaru
-
Menahan Lapar, Menahan Amarah: Ujian Sebenarnya saat Puasa
-
Rapor Jay Idzes Lawan Atalanta: 6 Sapuan Bersih dan Disiplin usai Kartu Kuning
-
Gaji Tak Cukup, Kebutuhan Hidup Menumpuk: Guru Honorer Nekat Rangkap Jabatan Meski Dilarang Aturan
-
Memanas! Presiden Kuba Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei, Sebut AS-Israel Langgar Hukum Internasional
-
Konflik AS-Israel Bayangi Piala Dunia 2026, Federasi Iran Buka Suara
-
MotoGP Thailand 2026: Masa Depan Aprilia Cerah, Ducati Hilang Arah
-
Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Lebaran
-
Chelsea Olivia Ceritakan Kronologi Alami Gangguan di Rahim, Menstruasi Tak Kunjung Berhenti