-
Tren Wellness di Jalan mengubah road trip 2026 menjadi perjalanan menyehatkan.
-
Berhenti sejenak untuk beristirahat tak lagi membuang waktu, tapi gaya hidup sehat.
-
Sektor wellness tourism diprediksi menyentuh angka 2,05 triliun dolar pada 2034.
Suara.com - Di tahun 2026 tren perjalanan darat atau road trip kini alami pergeseran. Dari yang sekadar berpindah kota menjadi fenomena wellness di jalan, yaitu perjalanan nyaman dan menyehatkan.
Tren wellness di jalan merupakan bagian dari wellness tourism yang semakin meningkat secara global. Data Global Wellness Institute mencatat ekonomi wellness global telah mencapai 6,3 triliun dolar pada 2023.
Angka ini diprediksi mendekati 9 triliun dolar pada 2028. Bahkan sektor wellness tourism jadi yang berkembang paling cepat dan diproyeksikan menyentuh 2,05 triliun dolar pada 2034 mendatang.
Perubahan tren road trip ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran akan kelelahan tekanan sosial dan gaya hidup di kota besar. Apalagi kini perjalanan kerap dimanfaatkan sebagai sarana mengurangi stres dan memulihkan kondisi mental.
Hal ini juga tercermin dalam arus mudik lebaran 2026 lalu. Berbagai pihak seperti pemerintah hingga swasta membuat posko mudik agar perjalanan nyaman dan menyehatkan sehingga bisa menurunkan angka kecelakaan.
Fasilitas posko mudik juga meliputi area istirahat, air minum, pengecekan kondisi kendaraan hingga layanan pijat refleksi untuk membantu mengurangi kelelahan pemudik.
PT Difan Prima Paint melalui program Posko Mudik Diton 2026 memperkenalkan produk perawatan kendaraan. Posko ini jadi cerminan bagaimana konsep wellness di jalan ini diimplementasikan di lapangan.
Posko yang beroperasi pada 12-22 Maret ini berada di jalur strategis seperti SPBU Muri Tegal dan SPBU Pertamina Jambu, Ambarawa ini tidak hanya menyediakan layanan teknis kendaraan, tetapi juga fasilitas yang mendukung kenyamanan fisik pemudik.
"Mulai dari area istirahat, pijat refleksi, air minum gratis, hingga layanan pengecekan ringan kendaraan yang dapat dimanfaatkan baik oleh pengguna roda dua maupun roda empat," ujar MarComm Manager PT Difan Prima Paint, Karina Ghaizany melalui keterangannya, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Maryamah Karpov: Penutup Epik Perjalanan Ikal dari Laskar Pelangi
Hasilnya, jika dulu fokus perjalanan adalah tujuan akhir. Kini proses perjalanan itu sendiri menjadi bagian dari pengalaman. Berhenti sejenak untuk beristirahat atau sekadar meregangkan tubuh bukan lagi dianggap membuang waktu, melainkan bagian dari gaya hidup sehat.
Fenomena wellness di jalan menunjukkan bahwa masyarakat kini mulai memaknai perjalanan secara berbeda. Bukan lagi sekadar cepat sampai tujuan, tetapi juga bagaimana perjalanan tersebut dijalani dengan lebih sehat dan nyaman.
Wellness di jalan juga jadi bukti meningkatnya tren gaya hidup sehat di masyarakat. Ini sebabnya olahraga lari, hiking hingga panjat tebing semakin tinggi peminat.
Hal ini sejalan dengan outlook pariwisata 2024-2025 yang dipublikasi Kementerian Pariwisata RI. Saat ini 56,41 persen ahli menyatakan bahwa health and wellness tourism atau wisata kebugaran akan menjadi tren.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan