David da Silva tampak melakukan selebrasi emosional di akhir pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di lanjutan BRI Liga 1.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9/2023) David da Silva berhasil menyelamatkan Persib Bandung dari kekalahan melalui gol di menit-menit akhir pertandingan melawan Persija Jakarta.
Melalui gol Marko Simic, Persija Jakarta unggul lebih dulu dari Persib Bandung. Dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pasca Hanif Sjahbandi dikartu merah, David da Silva berhasil menyamakan kedudukan 1-1.
Dalam laga tersebut, David da Silva berhasil mencetak gol dari bangku cadangan. Usai menjebol pertahanan gawang Andritany Ardhiyasa, pemain asal Brasil itu merayakan keberhasilannya dengan melakukan selebrasi emosional.
David da Silva bahkan sampai diganjar kartu kuning dari wasit yang memimpin pertandingan tersebut. Usai pertandingan bomber Persib Bandung ini mengungkap alasan di baliknya.
“Tentunya kenapa saya diberikan kesempatan karena saya mau bantu tim. Kenapa saya emosional, karena bukan hanya ingin bantu tim cetak gol tapi setiap pertandingan, saya mau menambah kepercayaan diri untuk membantu tim agar maksimal," kata David dalam konferensi pers usai laga.
"Kalau pun saya cetak gol dan saya selebrasi itu wajar dan kita punya kesempatan peluang di menit akhir saya merayakannya seperti umumnya ini laga derby dan dilihat penonton dan perasaan itu akhir nya keluar,” jelasnya.
Lebih lanjut, eks pemain Persebaya Surabaya itu angkat topi untuk perjuangan ia dan kawan-kawan. Pasalnya, sampai pertandingan selesai, Maung Bandung tidak menyerah.
“Derbi ini menunjukkan bahwa kami fight. Ini apalagi away kita tahu Persija vs Persib selalu panas. Kami tunjukkan kami fight sore ini. Kami harusnya bisa menang dengan beberapa peluang dan kesempatan,” tutupnya.
Baca Juga: Ricuh Suporter di Laga Persija vs Persib, Dua Sejoli Diduga Bobotoh Diamakan Jakmania
Berita Terkait
-
Anggap Bojan Hodak Pelatih Biasa? Thomas Doll Puji Kehebatan Luis Milla: Persib Bisa Jadi Bagus
-
Luis Milla Gabung ke Persebaya Surabaya, Duetkan David da Silva X Mahmoud Eid, Paulo Victor Out, Benarkah?
-
Shin Tae-yong Bantu Persib Bandung Demi Menang Lawan Persija Jakarta, Benarkah?
-
David da Silva Resmi Tinggalkan Persib Bandung dan Membelot ke Persebaya Surabaya, Benarkah?
-
David da Silva Ngode Pengen Balik ke Persebaya Surabaya? Bonek Beri Restu: Pulang Yok!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial