Video Youtube johannes liong dengan narasi judul 'ALLAH MEMPERLIHATKAN ANIES BASWEDAN DIBALIK PENGHIANATAN, AHOK MEMBUKTIKAN KEBOHONGAN ANIES BASWEDAN' memuat disinformasi yang bisa berujung penyebaran berita bohong alias hoax.
Pengunggah video seolah-olah membuat penonton percaya bahwa Anies Baswedan melakukan pengkhianatan dan kebohongan mantan Gubernur DKI Jakarta itu diungkap oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Di video tersebut juga terdapat thumbnail yang memperlihatkan gambar muka Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dan juga ketum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.
"Bukti lengkap, Anies dilaporkan," tulis narasi pada thumbnail tersebut.
Penjelasan:
Video berdurasi 31 menit 22 detik yang diunggah akun Youtube johannes liong memuat narasi judul yang menyesatkan alias hoax.
Di dalam video terdapat sejumlah potongan klip komentar sejumlah orang mengenai rekam jejak Anies Baswedan selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Pada pertengahan video, muncul pengunggah video membacakan sejumlah hal yang menjadi kekurangan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Narator di dalam video tersebut membacakan ulang perihal rekam jejak Anies Baswedan selama memimpin Jakarta lima tahun ke belakang.
Baca Juga: Kekecewaan AHY Kepada Anies Baswedan, Kini Klaim Sudah Move On
Namun, narator tidak memperlihatkan bukti valid dan terverifikasi bahwa Anies Baswedan ialah pengkhianat seperti dituliskan pada judul.
Narasi pengkhianat yang disebut di judul bersumber pada pernyaataan Demokrat setelah Anies Baswedan umumkan Muhaimim Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden menggeser Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pun soal Anies dilaporkan seperti terlihat pada thumbnail juga tidak terdapat info valid di dalam video.
Kesimpulan:
Video dengan narasi bahwa Allah memperlihatkan pengkhianatan Anies Baswedan dan Ahok bongkar kebohongan mantan Gubernur DKI Jakarta itu memuat disinformasi.
Berita Terkait
-
Cak Imin Minta Diperiksa Kamis 7 September, Tapi Penyidik KPK Ada Agenda Lain
-
Profil Kiai Kholil As'ad: Anak Pendiri NU yang Perintahkan Cak Imin Jadi Cawapres Anies
-
Baru Dideklarasikan Cawapres, Ini Kasus yang Pernah Catut Cak Imin: Ada Kardus Durian
-
Anies: Surya Paloh Tak Menolak AHY Jadi Bacawapres, Tapi...
-
Profil Ahmad Sahroni, Sosok yang Nyaris Polisikan Presiden RI ke-6 SBY
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan