Penampilan Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam saat membela klubnya, Jeonnam Dragons FC di laga kontra Gyeongnam lanjutan Liga 2 Korea selatan menuai kritik dari para pecinta sepak bola.
Dalam laga kontra Gyeongnam, Asnawi Mangkualam sebenarnya bermain sejak menit pertama memperkuat Jeonnam Dragons FC.
Dengan begitu, Asnawi Mangkualam mencatatkan penampilannya ke-22 bersama Jeonnam Dragons FC di musim ini.
Sayangnya penampilan Asnawi Mangkualam berujung kerugian untuk Jeonnam Dragons setelah pria yang belakangan dikabarkan dekat dengan Fuji ini diganjar kartu kuning kedua di laga tersebut.
Karena akumulasi kartu kuning, Asnawi mangkualam harus diganjar kartu merah dan dikeluarkan dari lapangan. Dengan begitu, Jeonnam Dragons pun harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
"Jeonnam Dragons bertamu ke Gyeongnam, bek kanan Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar tampil sejak menit awal," tulis akun Instagram idn_abroad sebagai keterangan unggahannya.
"Ini menandai penampilan ke-22 musim ini, sayangnya Asnawi harus mandi lebih cepat usai terkena kartu kuning kedua," imbuh akun tersebut.
Penampilan Asnawi Mangkualam yang kurang maksimal saat membela Jeonnam Dragons itu membuat bek kanan Timnas Indonesia itu banyak mendapat kritik dan masukan dari warganet.
Banyak yang meminta permainan grasa-grusuk Asnawi Mangkualam bisa dihilangkan dan eks pemain PSM Makassar itu harus mengevaluasi permainannya.
Baca Juga: Asnawi Magkualam Rugikan Jeonnam Dragons, Fuji Terseret Jadi Penyebab Performa Menurun
"Sradak sruduknya masih kebawa sampai sekarang, ini yang harus dihilangkan sama Asnawi," tulis akun @krisna_dewi_30 mengomentari unggahan tersebut.
"Asnawi harus evaluasi dirinya gak boleh kayak gini terus, ceroboh berkali-kali," tulis akun @bagoes_safarizhky ikut mengomentari unggahan tersebut.
Meskipun Jeonnam Dragons FC bermain dengan 10 pemain, klub Asnawi Mangkualam di Korea Selatan itu berhasil mengamankan tiga poin usai unggul 2-3 dari sang tuan rumah, Gyeongnam.
Berita Terkait
-
Asnawi Magkualam Rugikan Jeonnam Dragons, Fuji Terseret Jadi Penyebab Performa Menurun
-
Dijodohkan dengan Asnawi Mangkualam, Fuji Berdoa di Tanah Suci Dapat Jodoh Soleh dan Tampan
-
Digosipkan Dekat dengan Fuji, Netizen Sarankan Asnawi Mangkualam Cari Wanita Lain Bergelar Doktor
-
Asnawi Mangkualam Red Flag, Momen Live di Media Sosial Bikin Ragu Fans Fuji: Mending Jomblo Dulu!
-
Pratama Arhan Bucin Banget ke Azizah Salsha, Auto Digoda Asnawi Mangkualam: Cipung on Proses
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek