Eka Ramdani merupakan salah satu gelandang terbaik yang dimiliki sepak bola Indonesia. Jebolan SSB UNI Bandung ini malang melintang di sejumlah klub, mulai dari PSGC Ciamis, Persib hingga Persisam--cikal bakal Bali United.
Nah, kepindahan Eka Ramdani dari Persib ke Persisam pada 19 September 2011 munculkan cerita kontoversial tersendiri. Seperti apa kisahnya? Berikut ulasannya untuk pembaca setia Moots.Suara.com
Eka Ramdani lahir di Purwakarta, 18 Juni 1984. Periode 2000-an, Ebol langsung terjun sebagai pesepak bola diusianya yang masih sangat muda.
Menimba ilmu sepak bola di SSB Uni Bandung hingga sempat bergabung ke Persib U-21, Ebol ternyata sempat bermain di Persijatim, cikal bakal Sriwijaya FC.
Di Persijatim, Ebol bermain dari 2003 hingga 2004 dan baru 2005 ia bergabung ke Persib. Cukup lama Ebol bermain di Persib, bahkan ia sempat melakoni laga ke-100 pada 30 Mei 2009 saat Maung Bandung hadapi Deltras Sidoarjo.
Keputusan Kontroversial Eka Ramdani
Eka Ramdani dari periode 2005 hingga 2011 sudah dianggap sebagai salah satu ikon Persib. Bobotoh--pendukung setia Persib begitu mencintainya.
Namun bak petir di siang bolong, pada Liga Indonesia musim 2011/12, Eka Ramdani membuat keputusan yang mengagetkan banyak pihak. Meski namanya sudah terdaftar sebagai pemain Persib di musim itu dan sempat latihan, Ebol putuskan hijrah ke Persisam.
Keputusan Ebol ini terbilang cukup kontroversial. Hubungan ia dengan bobotoh pun jadi renggang karena keputusan itu. Ia dianggap tak setia kepada Persib dan lebih mementingkan materi.
Baca Juga: On This Day: Persib Bandung Kehilangan Sosok Ketum Terbaik Ateng Wahyudi
Manajemen Persib saat itu berupaya untuk bisa pertahankan Eka Ramdani. Pemain yang identik dengan nomor 8 itu sempat berbicara dengan Umuh Muchtar dan Zaenuri Hasyim.
Namun tekad Eka untuk mundur dari Persib dan bermain bersama Persisam sudah bulat. Persib pun akhirnya harus merelakan dan pada 19 September 2011, Persisam mengumumkan perekrutan Eka Ramdani.
“Resmi: Selamat Datang di Theather of Hell, Eka Ramdani” cuit akun Twitter Persisam, @persisam1989 pada 19 September 2011.
Alasan Eka Ramdani Tinggalkan Persib
Eka Ramdani ternyata memiliki alasan tersendiri mengapa harus meninggalkan Pangeran Biru. Saat jadi bintang tamu di Youtube Jurnal Opah mengungkap keputusannya pindah ke Persisam.
Diakui Ebol bahwa saat itu ia merasa sudah tidak nyaman dengan Persib. Hal ini disebabkan keputusan manajemen yang dianggapnya menggantungkan kontrak pemain lama seperti dirinya.
Berita Terkait
-
Laga Klasik: Kemenangan Pertama Timnas Indonesia di Asian Games, Ramang Cs Tekuk Jepang
-
Hasil Liga Champions Asia: Klub Neymar Hampir Dipecundangi Tim Lebih Rendah dari Bali United
-
Bali United Berlatih Intensif di Rumput Sintetis, Bertekad Bawa Pulang Poin dari Markas Stallion FC
-
Ada Cerita Sedih di Selebrasi Ezra Walian saat Persib Bandung Gebuk Persikabo
-
Alasan Striker Persib Ezra Walian Selalu Cium Tato Usai Cetak Gol Bikin Terharu
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan