/
Selasa, 19 September 2023 | 11:30 WIB
Kontrak di Timnas Indonesia Segera Berakhir, Ini 3 Sosok yang Inginkan Shin Tae-yong Dipecat (dok. Mochamad Iriawan).

Kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia segara berakhir. Pelatih asal Korsel itu akan berakhir masa kontraknya pada pertengahan 2024. . 

Jauh sebelum kontraknya akan berakhir nanti, Shin Tae-yong sudah ramai sebenarnya didesak untuk dipecat. Alasan utamanya perihal trofi. 

Ya, faktanya Shin Tae-yong selama ini memang belum memberikan trofi untuk Timnas Indonesia. Dalam rentang waktu 2 tahun, proses perbaikan Timnas Indonesia nyata dilakukan oleh Shin Tae-yong.

'Prestasi' STY mampu membuat rangking FIFA Timnas Indonesia terus mengalami kenaikan. 

Pada September 2021, rangking Timnas ada di posisi ke-175, lalu naik menjadi posisi ke-165 pada Oktober 2021. Agustus 2022, STY bawa Timnas Indonesia duduki rangking 155. 

Juli 2023, Timnas Indonesia berada di posisi ke-150 dan September 2023 berada di tempat ke-147. Artinya dalam waktu 2 tahun, STY mampu membawa Timnas Indonesia naik 28 peringkat. 

Selain itu, faktanya Shin Tae-yong jadi pelatih pertama di sejarah Timnas Indonesia yang mampu membawa tiga tim lolos putaran final Piala Asia, tim U-20, tim U-23 dan tim senior. 

Berikut sejumlah tokoh dan pengamat yang sempat ramai meminta Shin Tae-yong untuk dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia

Juni Rahman

Baca Juga: Kontrak Shin Tae-yong Segera Berakhir, Ini 7 Prestasinya Bersama Timnas Indonesia

Usai kegagalan mempersembahkan gelar Piala AFF 2022, salah satu anggota Exco PSSI Juni Rahman didesak untuk dipecat atau mundur. 

Hal ini disampaikan oleh Juni Rahman pada Januari 2023. Menurut Juni, kegagalan di Piala AFF 2022 harusnya membuat pelatih Korsel itu meletakkan jabatannya. 

"Gagal, out-lah," ucap Juni Rahman singkat sambil tertawa saat ditemui awak media. 

Haruna Soemitro

Selain Juni Rahman, eks anggota Exco PSSI lainnya yakni Haruna Soemitro juga dikenal publik sebagai sosok yang menginginkan STY mundur atau dipecat. 

Haruna bahkan sempat jadi sorotan publik pada Januari 2022 karena memberikan kritik pedas kepada kinerja STY. Saat itu, Haruna sempat mengatakan komunikasi antara STY dengan PSSI terhambat. 

Load More