Sepak bola Indonesia berduka. Pelatih asal Inggris yang malang melintang di sepak bola Indonesia, Paul Cumming meninggal dunia pada Selasa (19/9) pagi.
Kabar duka ini disampaikan General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi. Sosok Paul Cumming meski tak pernah melatih Arema FC, punya memori khusus bagi tim berjuluk Singo Edan itu.
“Mewakili Arema FC kami sampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Paul Cumming, yang kita tahu bersama memiliki dedikasi besar dan kecintaan terhadap sepak bola Indonesia. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisiNya,” ungkapnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Sepanjang Liga Indonesia musim 2017 hingga 2019, Paul Comming kerap menonton laga kandang Arema FC bersama sang istri, Dwi Rahmatus Selfiati meski harus menggunakan kursi roda.
“Bahkan kita juga merasa terharu ketika Paul Cumming, semasa hidupnya beberapa tahun lalu meski dalam kondisi secara fisik sakit, tetap memberikan dukungan kepada tim Singo Edan,” tambahnya.
Bagi pecinta sepak bola Indonesia, sosok Paul Cumming bukan sosok asing. Ia adalah pelatih kelahiran Inggris Agustus 1947.
Ia sempat melatih sejumlah klub di Liga Indonesia seperti Persiraja Banda Aceh, IM Galatama Jakarta, Perseman Manokwari, serta Tim PON Irian Jaya.
Penggemar berat Liverpool ini juga sempat melatih PSBL Bandar Lampung, Tim PON Papua Barat, Persewon Wondama Papua serta PS Tantular Bululawang Kabupaten Malang.
Pelatih yang sempat aktif di Twitter dengan nama akun @papuansoccer di masa tuanya tinggal bersama sang istri di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Baca Juga: Biodata dan Profil Hokky Caraka, Sebut Shin Tae-yong Pahlawan Sepak Bola Indonesia
Selamat jalan Paul Cumming!
Berita Terkait
-
Laga Persebaya vs Arema FC Digelar di Stadion GBT, Bonek Ada Pesan dari Kementerian PUPR
-
Laga Persebaya Lawan Arema FC Terancam Gagal Digelar di Stadion GBT, Eri Cahyadi Angkat Bicara
-
Hasil Liga 2: Persiraja Banda Aceh Taklukkan Sriwijaya FC 2-0
-
Fernando Valente Tetap Apresiasi Pemain Arema FC Meski Imbang Lawan Persita Tangerang
-
Dua Pemain Asing Sriwijaya FC Dievaluasi Jelang Kontra Persiraja Banda Aceh Malam Ini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19