Timnas Indonesia U-24 akan hadapi Korea Utara (Korut) di match terakhir babak fase grup F cabor sepak bola Asian Games 2022 pada Minggu (24/9).
Menghadapi Korut di laga terakhir, Timnas Indonesia U-24 wajib menang. Meski jika bermain imbang pun, anak asuh Indra Sjafri bisa lolos ke babak 16 besar dengan status runner up. Itu pun dengan catatan Kirgistan tak menang lebih dari 4-0 atas Taiwan.
Menilik dari permainan saat kekalahan dari Taiwan, Timnas Indonesia U-24 harus ada banyak perubahan saat hadapi Korut. Utamanya bagaimana improvisasi permainan harus lebih ditingkatkan.
Hal itu yang disampaikan oleh pengamat sepak bola Binder Singh. Menurut bung Binder, di laga melawan Taiwan, permainan Timnas Indonesia mampu dibaca dengan mudah oleh lawan karena hanya mengandalkan skema serangan dari sisi sayap.
"Indonesia jelas menguasai pertandingan (saat melawan Taiwan), kalau dari presentase Indonesia menguasai hampir 70 persen ball possession. Tapi kan ball possession ini untuk menciptakan peluang yang berbahaya," jelas bung Binder.
"Nah dari mana taktik China Taipei itu unggul? karena pemain China Taipei menutup ruang di kedua sektor sayap. Sebab Timnas Indonesia terus menurus menyerang dari sektor sayap tersebut,"
Bung Binder menambahkan seharusnya saat melawan China Taipei, ada sedikit perubahan dalam skema permainan saat deadlock terjadi.
Bung Binder mengatakan para pemain di second line seharusnya bisa lebih rajin menusuk dan menciptakan peluang.
"Coacah Indra Sjafri juga bisa meminta para pemain di tengah untuk bisa melakukan pergerakan menusuk. Mengapa? karena tim lawan bertahan total. Ketika tim lawan harus bertahan total, harus ada support dari second line,"
"Supportnya itu bukan hanya menyuplai bola tapi juga dari segi shooting, tapi juga dari segi pergerakan penetrasi atau permainan satu dua mendekati pertahanan lawan," jelas bung Binder.
Ditegaskan oleh bung Binder, pemain dari second line harus bisa lebih inisiatif untuk bisa melakukan support serangan, dari penetrasi ke jantung pertahanan lawan, melakukan permainan satu dua atau melakukan shooting untuk menciptakan peluang.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-24 Bakal Ditumbalkan Korut, Indra Sjafri Berpeluang Lawan Musuh Bebuyutan Shin Tae-yong?
-
Biodata dan Profil Ernando Ari: Wonderkid Surabaya Korban Blunder Indra Sjafri?
-
Terlepas dari Kekalahan Lawan Taiwan, Timnas Indonesia Besutan Indra Sjafri Dipuji FIFA
-
Bahas Cara Kalahkan Indra Sjafri, Ini 3 Komentar Menarik Pelatih Taiwan Pasca Pecundangi Timnas Indonesia U-24
-
Indra Sjafri Mulai Diragukan, Kenapa Bukan Shin Tae-yong Pimpin Timnas Indonesia di Asian Games 2022?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga