Talenta sepak bola berdarah Indonesia di negara seperti Belanda cukup banyak. Hal ini tentu tidak lepas dari catatan sejarah kedua negara. Ada seorang kiper di Belanda yang memiliki nama sangat Indonesia yakni Edwin Sudibyo.
Edwin kelahiran 18 Februari 1996 yang berartinya usianya 27 tahun. Sebagai kiper, postur tubuh Edwin cukup baik. Tingginya mencapai 1,80 m.
Saat ini, Edwin bermain di klub Belanda, Alphense Boys. Ia baru didatangkan klub tersebut pada 1 Juli 2023. Edwin direkrut Alphense Boys dari JOS Wgm.
"Alasan utama saya meninggalkan Amsterdam adalah saya bisa kembali ke klub lama saya," ungkap Edwin Sudibyo seperti dilansir dari Hetamsterdamschevoetbal.nl, Rabu (4/10).
Karier Edwin memang lama dihabiskan di klub yang berbasis di Amsterdam, JOS Wgm. Kurang lebih tujuh musim ia bermain di JOS. Menurut Edwin, ia sebenarnya berasal dari Zoetermeer hingga pindah ke Amsterdam untuk kuliah.
"Saya aslinya Zoetermeer, tapi pernah ke Amsterdam untuk kuliah," ungkapnya.
Karier Edwin dimulai saat ia bergabung ke tim akademi ADO Den Haag, klub yang sekarang dibela oleh pemain naturalisasi Indonesia, Rafael Struick.
"Dari tim junior ADO, saya bergabung dengan Alphense Boys saat masih muda, yang terkenal dengan pelatihan untuk pemain muda. Ketika saya berumur 19 tahun saya gabung ke JOS di Amsterdam,"
Dari catatan Transfermarkt, Edwin Sudibyo memiliki catatan 3648 menit di semua kompetisi. Dari total penampilan sebanyak 41 laga, termasuk di ajang KNVB Cup, Edwin mampu 8 kali clensheet.
Baca Juga: Kenapa Andritany Tak Dilirik Shin Tae-yong? Begini Sudut Pandang Eks Kiper Timnas Markus Horison
Soal apakah ia memiliki darah Indonesia? Belum ditelusuri kebenarannya, namun dari nama bahwa kiper 27 tahun tersebut memiliki akar orang Indonesia.
Berita Terkait
-
Stefano Lilipaly Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia, Bos Borneo FC Sentil Shin Tae-yong
-
Panggil Dua Sosok Muda, Shin Tae-yong Sudah Temukan Striker Andalan Timnas Indonesia?
-
Hadapi Dewa United, PSS Sleman Bertekad Akhiri Paceklik Kemenangan
-
Jelang Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Elkan Baggott Dapat Menit Bermain di Ipswich Town
-
Jordi Amat Terancam Absen Bela Timnas Indonesia Hadapi Brunei Darussalam, Ini Sebabnya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati