Mengenal lebih jauh Hoffenheim, klub asal Jerman yang jadi sorotan karena bangga salah satu pemainnya, yakni Amar Brkic, bisa bela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023.
Rasa bangga atas masuknya Amar Brkic ke Timnas Indonesia U-17 itu ditunjukkan oleh Hoffenheim lewat unggahan tim akademinya di media sosial Instagram yakni @tsgakademie.
“Amar Brki dari Hoffenheim U-17 dipanggil dalam skuad tuan rumah Piala Dunia Indonesia. turnamen tersebut, yang akan diadakan antara tanggal 10 November dan 2 Desember,” bunyi unggahan itu.
Tak hanya Amar Brkic, Hoffenheim juga mengirim pemain muda lainnya yakni Max Moerstedt yang membela Timnas Jerman di Piala Dunia U-17 2023.
Rasa bangga yang ditunjukkan oleh Hoffenheim itu pun membuat netizen Indonesia menggeruduk postingan tersebut yang mengapresiasi keberhasilan melahirkan pemain-pemain muda berbakat.
Apalagi para pemain muda berbakatnya itu akan tampil di event bergengsi sekelas Piala Dunia U-17 2023 yang akan jadi tontonan bagi para tim Scouting di seluruh dunia.
Karena rasa bangganya itu, Bolatimes.com akan mencoba mengupas profil Hoffenheim serta sepak terjang tim akademinya. Berikut ulasannya.
Profil Hoffenheim
Hoffenheim atau TSG 1899 Hoffenheim merupakan salah satu klub tua di Jerman yang berdiri pada tahun 1 Juli 1899 ayat 124 tahun silam.
Baca Juga: Halo Jepang! Inilah 9 Bek Abroad Timnas Indonesia, Banyak Main di Eropa
Saat pertama kali berdiri, Hoffenheim merupakan klub senam. Tapi pada tahun 1921, terbentuklah klub sepak bola yang berkiprah di divisi ke-8.
Sejak klub sepak bolanya berdiri, Hoffenheim banyak berkiprah di level amatir. Pencapaian terbaiknya baru tercapai pada tahun 1996 saat tampil di kasta ke-6.
Barulah di awal tahun 2000 an, Hoffenheim mendapat suntikan modal dari salah satu mantan pemainnya, yakni Dietmar Hopp yang kini menjadi pebisnis sukses di Jerman.
Karena suntikan modal itu, Hoffenheim pun perlahan bisa naik kasta secara perlahan, hingga tampil di kasta ke-3 atau Regionalliga di awal tahun 2000 an.
Pada tahun 2006, investasi besar-besaran dan hadirnya Ralf Rangnick membuat Hoffenheim mulai bangkit dan berhasil menembus kasta kedua.
Tak butuh waktu lama, Hoffenheim pun berhasil mengukir tinta sukses dengan promosi ke Bundesliga atau kasta teratas Liga Jerman pada musim 2007/2008.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Antara Minat, Jurusan, dan Karier: Haruskah Semuanya Selalu Sejalan?
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T
-
3 Parfum Lokal Aroma Kayu Manis dengan Review Pembeli yang Positif
-
5 Sunscreen dengan SPF 50 dan PA++++ yang Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit
-
Jangan Salah Pilih! Kenali 9 Jenis Lensa Kacamata yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda
-
Ramalan Shio 11 Juli 2026, Ini 5 Shio yang Diprediksi Paling Hoki
-
Kita Semua Punya 'Topeng' yang Berbeda, Buku Ini Ajak untuk Menerimanya