Suara.com - Bekasi, Tiga korban dugaan kasus keracunan asap genset di Klinik Sapta Mitra Bekasi masih masih menjalani perawatan intensif di Rumas Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (12/2/2014). Ketiganya masih dalam kondisi kritis.
"Kritis, ngeri, takut lewat," kata Kepala Bagian Humas Polres Kota Bekasi, AKP Siswo, kepada matamata.com di Bekasi.
Sementara itu satu korban lain yakni Sinta Siwi, kondisi kesehatannya mulai membaik. Saat ini, ia sudah dipindah ke ruang perawatan.
Siswo juga menambahkan, penanganan kasus dugaan keracunan asap genset itu, kata Siswo, akan dilimpahkan dari polsek ke polres.
Sejauh ini, polisi baru memeriksa dua orang saksi. Pengelola klinik baru akan diperiksa dalam waktu dekat. Begitu juga pasien yang sedang kritis, akan dimintai keterangan setelah sehat.
Apakah polisi sudah menyimpulkan penyebab kematian 5 orang di klinik itu? Siswo mengatakan belum. Tapi dugaan sementara, penyebabnya karena mengirup gas genset.
"Karena saat ditemukan pertama kali, genset masih nyala, juga AC nya," kata Siswo.
Sementara itu, kelima jenazah telah diambil keluarga masing-masing.
Berita Terkait
-
Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026
-
Anak Sulung Jadi Saksi Kunci, 10 Orang Diperiksa di Kasus Kematian Satu Keluarga Priok
-
Jangan Bingung, Ini 6 Alasan Mekanik Menggeber Gas Motor setelah Servis
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh