- Pemerintah tawarkan 10 blok migas baru hasil studi Badan Geologi dan LEMIGAS.
- Investor dirayu insentif bagi hasil (split) hingga 50% dan bebas pajak eksplorasi.
- Pendaftaran proposal lelang 10 area migas dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026.
Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menawarkan 10 blok minyak dan gas bumi (migas) baru hasil pemetaan dari 110 area potensial di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memacu kegiatan eksplorasi dan menggaet investor raksasa masuk ke tanah air.
Dirjen Migas, Laode Sulaeman mengungkapkan, blok-blok tersebut bukan sekadar "data di atas kertas". Seluruh area telah melewati tahap studi mendalam oleh Badan Geologi dan LEMIGAS untuk memastikan akurasi potensi cadangan sebelum dilempar ke pasar.
"Studi tersebut merupakan bagian dari peran aktif Pemerintah untuk meningkatkan kualitas data migas agar calon investor lebih tertarik, utamanya dalam eksplorasi migas," ujar Laode sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Kamis (5/3/2026).
Demi memenangkan persaingan investasi global, pemerintah tidak hanya mengandalkan data. Sejumlah "pemanis" berupa insentif fiskal telah disiapkan. Salah satu yang paling menggiurkan adalah peningkatan porsi bagi hasil (split) bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hingga mencapai 50 persen.
Tak hanya itu, investor juga diberikan fleksibilitas penuh dalam memilih jenis kontrak, baik itu cost recovery maupun gross split. Untuk meringankan beban di awal, pemerintah juga memberikan pembebasan pajak tidak langsung (indirect tax) selama masa eksplorasi.
"Pemerintah juga melakukan eksplorasi langsung dengan pembiayaan APBN, termasuk kegiatan seismik. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko eksplorasi yang selama ini jadi momok investor," tambah Laode.
Jadwal Lelang dan Daftar 10 Blok Migas
Bagi para pemain migas yang berminat, pemerintah menyediakan dua jalur: Penawaran Langsung melalui Studi Bersama atau Lelang Reguler. Pengumpulan proposal akan dibuka pada 1 hingga 10 April 2026.
Berikut adalah daftar 10 area potensial blok migas baru yang ditawarkan:
Baca Juga: Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
- RUPAT
- PURI
- KARAPAN BARU
- PESUT MAHAKAM
- BENGARA II
- MARATUA II
- SOUTH MATINDOK
- LAO-LAO
- ROMBEBAI
- NORTHERN PAPUA / JAYAPURA
Laode menegaskan, sesuai arahan Menteri ESDM, birokrasi lintas instansi akan disederhanakan demi mempercepat perizinan. "Kami membuka peluang lebar bagi perusahaan migas yang memiliki kapabilitas untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi