- Tokyo Gas & Hanwa tinjau legalitas PT BJA di Pohuwato guna pastikan investasi wood pellet aman.
- Investasi PT BJA serap 1.500 tenaga kerja & dongkrak ekonomi Pohuwato hingga 9 persen.
- Pemkab Pohuwato jamin operasional PT BJA sesuai regulasi lingkungan & zona konservasi.
Suara.com - Dua perusahaan raksasa asal Jepang, Tokyo Gas Co., Ltd. dan Hanwa Co., Ltd., menyambangi Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Senin (2/3/2026) Kedatangan para petinggi perusahaan Negeri Sakura ini bukan tanpa alasan, mereka datang untuk mengecek langsung operasional PT Biomasa Jaya Abadi (PT BJA).
Sebagai pembeli (buyer) utama produk wood pellet dari PT BJA, Tokyo Gas dan Hanwa ingin memastikan bahwa investasi yang mereka kucurkan berjalan di atas rel regulasi yang benar.
Rombongan asal Jepang ini diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Dalam audiensi tersebut, mereka mencecar sejumlah pertanyaan kritis mulai dari aspek legalitas perizinan, dampak sosial, hingga komitmen lingkungan perusahaan.
Bupati Saipul menegaskan bahwa PT BJA adalah investor yang patuh aturan. "Proses perizinan PT BJA telah melalui mekanisme evaluasi administratif dan teknis sesuai regulasi yang berlaku," tegas Saipul.
Tak hanya soal dokumen, pihak Jepang juga menaruh perhatian besar pada isu lingkungan. Menanggapi hal itu, Pemkab Pohuwato menjamin pembukaan lahan dilakukan bertahap sesuai Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan langsung diikuti penanaman kembali pohon Gamal. Area konservasi seperti sempadan sungai pun dipastikan tetap terjaga.
Kehadiran PT BJA nyatanya membawa angin segar bagi ekonomi lokal. Investasi di sektor biomasa ini tercatat menjadi salah satu mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Seperti telah mempekerjakan lebih dari 1.500 orang warga lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi Pohuwato hingga menyentuh angka 9% dan menjalankan tanggung jawab sosial secara berkelanjutan untuk masyarakat sekitar.
"Angka (9%) tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ini hasil sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat," tambah Saipul.
Dalam pertemuan tersebut, pihak pembeli juga menanyakan bagaimana cara masyarakat menyampaikan aspirasi. Pemkab menjelaskan bahwa jalur komunikasi dibuka secara transparan. Masyarakat bisa datang langsung ke Kantor Bupati, DPRD, atau dinas terkait untuk berdialog tanpa birokrasi email yang rumit.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah Langkah! Cara Jenius Nikmati Jepang Tanpa Menguras Tabungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Tren Ekonomi Halal Meningkat, Pengguna Jago Syariah Tembus 2,4 Juta
-
Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini
-
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
-
Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota
-
Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun