Suara.com - Juara Dunia Moto GP Mark Marquez akan melewatkan sesi latihan pramusim kedua yang akan berlangsung di Sepang, Malaysia pekan depan. Marquez absen akibat cedera setelah mengalami kecelakaan.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada hari Rabu(19/2/2014) di Lleida, Spanyol, dekat kampung halaman Marquez, Cervera. Akibat kecelakaan tersebut, pebalap Repsol Honda mengalami patah tulang di bagian kaki kanan.
Usai menjalani serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit Dexeus University, dikatakan bahwa fibula atau tulang diantara lutut dan mata kaki pebalap 21 tahun itu patah. Meski mengalami patah tulang, Marquez tidak akan jalani operasi.
"Saya kurang beruntung. Itu adalah kecelakaan yang bisa terjadi pada siapa saja. Saya segera ke rumah sakit dan Dr. Mir merawat saya. Untungnya tidak ada kerusakan ligamen dan tampaknya fibula saya patah halus," jelas "rookie" kelas para raja yang mengebrak dunia itu.
Untuk mengembalikan kondisinya, Marquez mulai menjalani terapi magnetik. Sementara cedera tersebut diperkirakan akan sembuh dalam tiga hingga empat minggu kedepan.
Selain tidak dapat mengikut sesi latihan pramusim kedua di Sepang, pebalap yang baru saja merayakan ulang tahunnya ke 21 diperkirakan absen di sesi latihan di Phillip Island, Australia. Di awal musim nanti, kondisi Marquez diharapkan telah fit dan dapat bertarung di seri pembuka Moto GP Qatar pada 23 Maret mendatang. (motogp)
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi