Suara.com - Pelaku perampokan di rumah Warga Negara Korea Selatan, Choi, di Perumahan Primer Estate Blok L15 RT7/5, Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur, diduga berjumlah tiga orang.
Pihak kepolisian hingga kini telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban perampokan tersebut. Kapolsek Cipayung Kompol Ua Triyono mengatakan, dari pemeriksaan para saksi, pelaku diduga berjumlah 3 orang dan menggunakan topeng. Saat beraksi, para pelaku juga sempat mengancam dengan senjata tajam.
"Menurut keterangan korban ada tida orang yang masuk," ujar Kapolsek Cipayung Kompol Ua Triyono saat dihubungi, Jumat (21/2/2014).
Triyono menambahkan, dari pemeriksaan sementara, pelaku diduga masuk dengan cara memanjat tembok pembatas rumah. Lalu, pelaku langsung menuju rumah korban dan masuk dari pintu samping. Ketiga pelaku kemudian mencongkel pintu dengan menggunakan linggis. Di dalam rumah korban, pelaku menyasar kamar tidur dan mengikat penghuni rumah di lantai dua.
"Pelaku langsung membangunkan empat pemilik rumah, dan mengikat Mr Choi , istrinya, anak perempuannya yang berusia 17 tahun dan anak laki-laki yang berusia 12 tahun dengan menggunakan tambang," terangnya.
Kemudian, para pelaku mengancam dan memaksa sang istri pemilik rumah untuk membuka brangkas yang berisi uang dan perhiasan di kamarnya.
Usai merampok, para pelaku langsung kabur dan sempat menjebol tembok pembatas perumahan tersebut. Mereka kabur dengan membawa barang berharga, di antaranya uang tunai Rp12,5 juta, USD 5.800, enam buah telepon genggam dan sejumlah perhiasan.
Aksi ini baru bisa diketahui dan dilaporkan ke Polisi saat pemilik rumah baru berhasil melepaskan ikatan dan berteriak minta pertolongan.
"Ikatan anak perempuannya tidak terlalu kencang dan berhasil melepaskan diri, kemudian minta tolong," kata tegas Triyono.
Saat ini, pihak kepolisian tengah mencari jejak pelaku dengan menusuri bagian belakang komplek. Tempat itu diduga lokasi pelaku melarikan diri. Polisi juga menggunakan satu anjing pelacak untuk menyusuri pelaku. Kasus ini masih ditangani Polsek Cipayung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
KPA: Konflik Agraria Naik 15 Persen di Tahun Pertama Prabowo, Kekerasan Aparat Melonjak
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
-
Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'
-
AS Kirim USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah, Ancam Keamanan Iran?
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya