Suara.com - Presiden SBY akan menerima kunjungan dari Raja Yordania Abdullah bin Al-Hussein (Abdullah II), Rabu (26/2/2014).
Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan, sebelumnya kedua pemimpin telah bertemu dua kali, yaitu pada saat kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Jakarta pada 12-13 Oktober 2005 ke Jakarta, dan saat kunjungan kenegaraan Presiden Yudhoyono ke Yordania pada 2-3 Mei 2006.
“Dalam pertemuan kali ini, kedua pemimpin akan membahas upaya-upaya untuk memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang seperti ekonomi, pertahanan, sosial budaya, dan dialog antar-agama. Kedua kepala negara juga akan membahas perkembangan terkini di kawasan Timur Tengah,” kata Faizasyah di Jakarta, Senin (24/2/2014), seperti dilansir laman Setkab.go.id.
Dalam pertemuan bilateral itu, Presiden Yudhoyono dan Raja Abdullah akan menyaksikan penandatanganan MoU pendirian perusahaan joint venture antara PT. Pupuk Kaltim dengan Jordan Phosphate Mining Co. Lt
Setelah pertemuan bilateral, Presiden SBY akan menyelenggarakan jamuan santap siang untuk menghormati Raja Abdullah II beserta delegasi Yordania, di Istana Negara.
“Setelah pertemuan dengan Presiden Yudhoyono, Raja Abdullah II akan menghadiri Multaqa Sufi (pertemuan para kaum Sufi sedunia) yang diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama,” tambah Faizasyah.
Tag
Berita Terkait
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Istri AHY Annisa Pohan Lahirkan Anak Kedua, Diberi Nama Gelar Raja
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi