Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan lahan di kawasan Perkampungan Industri Kecil (PIK), Penggilingan, Jakarta Timur, untuk pembangunan Balai Pelatihan dan Pengembangan (Research and Development) Perusahaan Foxconn Industry. Hal ini untuk menindaklanjuti kerjasama investasi antara Pemerintah Jakarta dan perusahaan teknologi asal Cina itu.
"Kemarin, kan Foxconn mau masuk. Tetapi memang pertama mau dimulai dengan pusat litbang (penelitian dan pengembangan) dulu. Kerjasama dalam artian kami menyiapkan (lahan). Tetapi, isian dari mereka," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau lokasi, Senin (3/2/2014).
Jokowi menambahkan, di Penggilingan, Pemerintah Jakarta memiliki lahan seluas 106 hektar. Dari total aset, 46 hektar di antaranya disiapkan untuk merealisasikan kerjasama dengan Foxconn Industry.
Menurut Jokowi, kerjasama investasi ini bukan semata-mata demi kepentingan bisnis, melainkan juga untuk transfer teknologi ke dalam negeri.
"Jadi itu yang kita perlukan. Kita urusannya tidak hanya investasi, tapi masalah transfer teknologi," katanya.
Dalam perjanjian kerjasama investasi, Pemerintah Jakarta juga menyiapkan pabrik di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Marunda, Jakarta Utara.
"April ini baru. Ini lagi dicek visibel atau tidak. Di Marunda itu untuk pabrik oke, tapi untuk risetnya enggak mau," tuturnya.
Penandatanganan kerjasama investasi dilaksanakan 2 Februari 2014. Nilai investasinya mencapai sekitar 1 miliar dolar Amerika Serikat.
Kesepakatan kerjasama ditandatangani langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Foxconn Industry, Terry Gou, dan Jokowi.
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!