Suara.com - Matamata - Hujan kritik melanda sebuah perusahaan air minum mineral asal Jerman. Perusahaan air mineral tersebut dikritik karena memasang foto Michael Schumacher, juara dunia Formula Satu tujuh kali yang kini terbaring koma, dalam iklan mereka.
Iklan yang dicetak pada bulan Januari tersebut diproduksi untuk iklan edisi asosiasi wasit sepakbola bulan Maret. Pada iklan tersebut tampak Schumacher sedang memeluk sebuah bola sepak bak seorang kiper.
Michael Schumacher memang sudah bertahun-tahun lamanya menjadi duta bagi perusahaan air mineral tersebut. Pihak perusahaan pun mengatakan telah menarik semua iklan yang memuat Schumacher pascainsiden yang dialami pebalap tersebut di resor ski Meribel, Pegunungan Alpen, Prancis. Meski demikian, perusahaan tersebut mengaku butuh waktu untuk menarik iklan pra tayang edisi bulan Maret tersebut.
Hari Selasa (4/3/2014) genap 66 hari sudah Michael Schumacher terbaring koma di rumah sakit di Grenoble, Swiss. Ia koma setelah menjalani operasi otak untuk menghilangkan gumpalan darah pascakecelakaan ski yang ia alami.
Tim dokter dari Inggris, Swiss dan Jerman yang menanganinya khawatir cedera yang dialami sang pebalap lebih parah daripada yang diperkirakan sebelumnya. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Dominasi Gila di GP Belanda, Piastri Mulai Disejajarkan dengan Schumacher
-
Ferrari F1 Michael Schumacher Siap Dilelang, Harganya Setara 110 Alphard
-
Michael Schumacher Muncul di Publik Setelah Hilang 11 Tahun, Seperti Apa Potret Terbarunya?
-
Michael Schumacher Muncul di Publik Setelah 11 Tahun, tapi...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK