Suara.com - Petugas gabungan Polres Tanjung Priok dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berhasil menyelamatkan 23 orang dewasa dan seorang anak yang diduga menjadi korban penjualan manusia (human trafficking).
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjung Priok Ajun Komisaris Polisi Wirdanto Hadicaksono saat dihubungi di Jakarta, Rabu (26/3/2014), mengatakan mereka diamankan di sebuah rumah toko di kawasan Jakarta Utara pada Selasa (25/3) malam.
"Saat diperiksa, kami menemukan 23 orang dewasa dan seorang anak berusia 15 tahun yang akan dipekerjakan pada kapal nelayan," katanya.
Wirdanto mengatakan awalnya petugas gabungan mendapatkan informasi adanya penampungan orang yang akan diberdayakan sebagai pelayan kapal nelayan di salah satu ruko kawasan Muara Baru Center Jakarta Utara.
Selanjutnya, aparat menggerebek ruko dan menemukan 24 orang calon korban penjualan manusia.
Selain para korban, polisi juga menangkap sembilan orang yang dicurigai sebagai pelaku perdagangan manusia.
Wirdanto mengungkapkan polisi masih memeriksa para korban dan sembilan orang saksi yang diamankan itu.
Wirdanto menuturkan kemungkinan kasus itu termasuk tindak pidana terkait Undang-Undang Perlindungan Anak dan mendalami dugaan perdagangan manusia.
Saat ini, petugas belum menetapkan tersangka karena masih memeriksa para korban dan saksi terkait kasus itu.(Antara)
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa