Suara.com - Carlos Castellanos Becerra, seorang Sekretaris Kepolisian di Michoacan, negara bagian di sebelah barat Meksiko, baru saja berhasil melakukan satu penangkapan penting. Sebagaimana dikutip Gawker, Becerra baru-baru ini dilaporkan telah menangkap seorang anggota penting kartel (obat bius) Knights Templar, yang juga diduga terlibat dalam penculikan anak-anak dan penjualan (penyelundupan) organ tubuh mereka.
Dilaporkan, Plancarte Gaspar, nama sosok anggota keluarga inti kartel itu, ditangkap bersama seseorang lainnya, saat melaju di atas sebuah mobil curian yang antara lain berisikan sejumlah besar uang kontan dan narkoba jenis meth. Gaspar pun diyakini merupakan sosok penting dari jaringan kejahatan penyelundupan organ tubuh itu.
"Jaringan ini (diyakini) biasanya menculik anak-anak, lalu membawa korbannya ke rumah-rumah yang sengaja disewa dan dilengkapi peralatan medis, di mana kemudian organ tubuh mereka (korban) diambil," demikian laporan dari pihak berwenang, seperti dikutip Gawker dari AP.
Mengutip laporan dari Vancouver Sun pula, Gawker mencatat bahwa Michoacan dikenal sebagai salah satu lokasi pertarungan yang melibatkan tiga pihak: yakni kelompok vigilante (polisi komunitas), jaringan kartel, dan petugas keamanan pemerintah. Vigilante sendiri dikabarkan saat ini tengah terdesak (terutama lewat tuntutan hukum).
Lebih jauh, penyelundupan narkoba terutama jenis kristal meth, diyakini sudah bukan lagi menjadi sumber pendapatan utama kartel Knights Templar. Menurut aparat Meksiko pula, kartel itu saat ini mendapatkan dana lewat pertambangan dan pembalakan liar, serta perampasan. Namun sejauh ini belum ada laporan detail soal aktivitas penyelundupan organ tubuh anak-anak yang mereka lakukan. (Gawker)
Berita Terkait
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Presiden Meksiko Ungkap Alasan FIFA Tolak Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 ke Negaranya
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap