Suara.com - Tak terasa, kurang dari dua bulan, perhelatan Thomas-Uber, kejuaraan bulu tangkis beregu paling bergengsi di dunia akan digelar Kota New Delhi, India.
Indonesia, yang sudah bertahun-tahun puasa gelar, kembali ambil bagian dalam 'hajatan' itu.
Berbagai persiapan pun digelar. Salah satunya dengan menunjuk Christian Hadinata sebagai Manajer tim Thomas, dan Imelda Wiguna di tim Uber. Keduanya diharapkan mampu 'mencuri' Thomas-Uber dari tangan Cina.
Saat ini, baik Christian maupun Imelda terus 'menggeber' para atlet agar tak 'loyo' dan tidak jatuh mental menghadapi musuh-musuh berat.
Berbagai program diterapkan. Satu di antaranya merupakan simulasi Thomas-Uber yang akan digelar di Solo, 26 April mendatang.
"Seluruh atlet juga akan dikarantina di Kudus, sebelum simulasi digelar, yaitu pada 15-24 April. Setelah itu juga ada persiapan di Pelatnas Cipayung (28 April-23 Mei). Timnas sendiri akan berangkat ke New Delhi pada 13 Mei," kata Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan dalam keterangan pers yang diterima Suara.com, Sabtu (29/3/2014).
Menurut dia, Thomas-Uber adalah cerminan kesuksesan di tahun 2014. Karena itu, ia meminta seluruh atlet untuk mati-matian demi membawa pulang Thomas-Uber.
"Intensitas latihan para atlet memang harus ditingkatkan. Karena ekspektasi terhadap Thomas-Uber sangat tinggi. Mudah-mudahan kita bisa mencetak sejarah baru," lanjutnya.
"India juga punya rasa sentimental tersendiri buat saya. Karena saya pernah tinggal tiga tahun di sana. Mudah-mudahan jadi unsur keberuntungan," tutur Gita.
Berita Terkait
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang