Suara.com - Seorang perempuan pekerja rumah tangga (PRT) berinisial DH di Jalan Grinting III No.26 RT 01 RW 04 Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, telah tega menghabisi nyawa bayinya sendiri.
Sang bayi malang sendiri diketahui baru berumur satu hari, alias baru saja dilahirkan. Diketahui, DH menghabisi nyawa anak kandungnya itu pada Senin (31/3/2014), sekitar pukul 12.00 WIB.
Vivi yang merupakan majikan DH-lah yang awalnya mengungkap kasus pembunuhan ini. Awalnya, Vivi melihat bercak darah di lantai rumahnya. Sang majikan kemudian bertanya kepada tersangka tentang darah tersebut.
"Darah yang awalnya diakui DH adalah darah menstruasi, ternyata akibat proses persalinannya tanpa bantuan dokter," ungkap Kapolsektro Kebayoran Baru, AKBP Anom Setyadji, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (1/4).
Masih menurut keterangan Anom, lantaran tidak percaya dengan jawaban pembantunya itu, Vivi kemudian membawa tersangka ke RS Fatmawati, untuk dilakukan tes dan pemeriksaan.
"(Di sana) Tersangka mengaku setelah ditanya oleh dokter. Tersangka mengakui telah melahirkan bayi," papar Anom.
Vivi pun kemudian melaporkan DH ke Polsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sang bayi malang sendiri akhirnya ditemukan pada hari itu juga, sudah dalam keadaan meninggal dengan kondisi mengenaskan, terbungkus kain di dalam lubang kloset duduk kamar mandi.
Berita Terkait
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan