Suara.com - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke rumah musisi legendaris Indonesia Iwan Fals di Leuwinanggung, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Jokowi mengaku bahwakedatangannya bukan untuk tujuan politik.
"Target saya ke sini hanya supaya tahu rumahnya mas Iwan dan mau ketemu sama mas Iwan saja, cuma ingin bersilaturahmi. Ini bukan pertemuan politik, tetapi Iwan itu kawan saya," ujar Jokowi di kediaman Iwan Fals, Cimanggis, Kamis (3/4/2014).
Di sela-sela kunjungan tersebut, Jokowi sempat melontarkan wacana soal Majapahit, salah satu kerajaan terbesar yang pernah ada di nusantara. Menurut dia, nilai-nilai kebudayaan yang ada dalam sejarah, seperti Majapahit, patut selalu diingat dan diturunkan ke anak cucu.
"Kita sering meninggalkan sejarah. Itu kenapa pada awal kampanye, saya mendatangi museum-museum yang menggambarkan tahapan perjuangan bangsa yang sering dilupakan. Nilai-nilai seperti itu yang tidak pernah kita transfer ke anak-anak kita," ujar lelaki yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu.
Sementara itu, Iwan Fals, mengungkapkan sedikit harapannya untuk Indonesia di masa yang akan datang. Pelantun tembang "Bento" itu ingin agar Indonesia menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali semua orang. Saat ditanya kesannya terhadap sosok Jokowi, Iwan hanya menjawab singkat. Dirinya mengaku sangat menghargai orang yang mau menghargai kebudayaan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan