Suara.com - Para Menteri Pertahanan ASEAN menilai Malaysia sudah melakukan langkah terbaik dalam menangani hilangnya pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370. Upaya yang sekarang sedang dilakukan ialah menemukan pesawat tersebut.
"Kami percaya Malaysia sudah melakukan langkah terbaik dalam merespon keadaan ini. Ini merupakan operasi terbesar dan paling kompleks yang pernah kami lihat," demikian pernyataan bersama para Menteri Pertahanan ASEAN dalam pertemuan antara Amerika Serikat - ASEAN Defence Ministers Forum yang diselenggarakan oleh Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel.
Para menteri menekankan bahwa ASEAN dan kelompok 10 yang terdiri dari negara-negara Asia Tenggara tetap solid dan memiliki komitmen yang kuat untuk membantu Malaysia dalam mengkoordinasikan operasi SAR besar-besaran untuk menemukan MH370.
Para menteri pertahanan ASEAN akan saling mendukung dalam operasi pencarian MH370 berisi 239 orang yang hilang sejak 8 Maret 2014.
"Dari Laut Cina Selatan, Laut Andaman, dan sekarang ke Samudera Hindia, ASEAN akan terus membantu dalam setiap cara yang memungkinkan, benar dan dengan semangat kerjasama regional serta persahabatan tanpa ragu dalam berbagi informasi, aset, dan keahlian," kata mereka.
Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN terdiri dari Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. (The Star)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT