Suara.com - Tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menuding pemerintah Malaysia sengaja menyembunyikan informasi terkait pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Menurut Anwar, sistem radar canggih yang dimiliki Malaysia memiliki kemampuan lebih banyak daripada yang diungkap ke publik.
Tudingan tersebut disampaikan Anwar dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph. Anwar Ibrahim yakin, sistem radar yang dimiliki Malaysia tentu telah mengenali pesawat MH370 setelah pesawat itu mengubah arah dan menyeberang semenanjung Malaya.
Dirinya mengaku secara pribadi mensahkan pemasangan "salah satu sistem radar tercanggih di dunia" yang mencakup wilayah daratan Malaysia termasuk pantai timur dan baratnya. Pengesahan itu ia lakukan saat dirinya masih menjabat sebagai menteri keuangan pada tahun 1994 silam.
Anwar tidak bisa menerima begitu saja informasi yang mengatakan bahwa sistem radar Marconi tersebut tidak "melihat" perubahan arah yang dilakukan MH370. Radar itu, menurutnya, tentu mendeteksi pesawat Boeing 777 yang melintas dari timur ke barat melewati "paling tidak empat" propinsi di Malaysia.
Anwar juga mengaku heran mengapa angkatan udara Malaysia memilih bungkam. Padahal, sesuai prosedur operasional standar (SOP), hanya butuh waktu tiga menit bagi pesawat angkatan udara untuk bertindak. Namun pada kenyataannya, tidak ada respon sama sekali.
"Kami memang tidak memiliki kecanggihan seperti Amerika Serikat atau Inggris, namun kami masih mampu untuk melindungi perbatasan kami," katanya.
Anwar juga menyayangkan pemerintah yang terkesan membiarkan tim pencari menyisir di lokasi yang salah, yakni di Laut Cina Selatan. Anwar juga menuding adanya ketidakbecusan sebagian pemerintah karena tidak kunjung mengetahui yang sebenarnya terjadi pada MH370. Tapi Anwar juga menyebut adanya upaya untuk menutupi "informasi kunci".
"Saya yakin pemerintah tahu lebih banyak dari kita. Mereka punya otoritas untuk memberikan instruksi kepada angkatan udara... atau Malaysia Airlines. Mereka merahasiakan sebagian besar informasi yang butuh kita ketahui tentang misteri hilangnya MH370," kata Anwar. (Telegraph)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka