Jum'at, 04 April 2014 | 08:05 WIB
Bendera Malaysia (Freedigitalphotos/cbenjasuwan)

Suara.com - Hubungan antara Malaysia dan Cina akan tetap erat, meskipun terjadi insiden penculikan di Sabah, demikian dikatakan Presiden Malaysia China Association (MCA) Datu Seri Liow Tiong Lai.

"Saya pikir itu merupakan pukulan ganda setelah terjadi MH370. Tapi kedua negara akan bekerjasama memecahkan masalah. Kita perlu memastikan bahwa wisatawan tetap akan aman," kata Liow.

Penculikan terhadap seorang turis asal Cina dan seorang karyawan resor asal Filipina terjadi pada Rabu (2/4/2014) di resor Samporna.

"Kami telah meminta laporan rinci dan berharap keamanan di daerah pesisir Sabah akan lebih ditingkatkan," kata Liow.

Liow mengatakan laporan rinci diperlukan karena ada patroli reguler di resor, termasuk personil bersenjata. Peningkatan keamanan dilakukan setelah terjadi kasus penculikan turis asal Taiwan tahun lalu.

Menurut Liow penculikan terhadap dua warga Cina itu tidak mencerminkan situasi pariwisata di negara Malaysia. Malaysia, katanya, pada umumnya aman untuk dikunjungi wisatawan. (The Star)

Load More