Suara.com - Hari ini, Jumat (4/4/2014), Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) naik taksi dari rumahnya di Pluit, Jakarta Utara, ke Balai Kota Jakarta.
Ahok berangkat dari rumah sekitar jam 7.30 WIB dan tiba Balai Kota sekitar jam 8.00 WIB.
Ahok mengatakan naik kendaraan umum seperti itu lebih enak karena ia tidak perlu mengemudikan kendaraan sendiri.
Enaknya lagi, kata Ahok, dia bisa melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selama dalam perjalanan.
"Kalau nggak ada sopir saya juga biasa naik taksi. Soalnya enak kalau naik taksi bisa sambil telpon sama BBM-an," kata Ahok di Balai Kota Jakarta.
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mengatakan alasan utama memilih taksi ialah untuk mengetahui berapa lama waktu yang ditempuh dari rumah ke kantor.
"Saya naik taksi biar tahu berapa lama kalau jam segini sampai ke kantor," kata Ahok yang datang mengenakan baju koko putih, celana hitam, dan menggunakan sadariah yang diselempangkan ke bahu.
Hari ini merupakan hari Jumat yang jatuh pada minggu pertama bulan baru. Sesuai Instruktur Gubernur nomor 150/2013, seluruh pegawai dan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggunakan kendaraan umum.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN