News / Metropolitan
Jum'at, 04 April 2014 | 09:35 WIB
Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat masih menjadi Gubernur/wakil gubernur DKI Jakarta. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membantah ada acara serah terima jabatan sebelum Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengambil cuti kerja untuk kampanye PDI Perjuangan.

"Bukan, nggak ada omong gitu (serah jabatan)," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (4/4/2014).

Jokowi memang bertemu Ahok pada Kamis (3/4/2014). Namun pada waktu itu Jokowi hanya menyerahkan administrasi mengenai sejumlah masalah di Jakarta.

Dalam pertemuan dengan Jokowi kemarin, kata Ahok, juga membicarakan tentang pengelolaan waduk. Seperti diketahui, Pemerintah Jakarta sedang merencanakan pembangunan waduk di 24 tempat sepanjang tahun ini.

"Beliau cuma mau sampaikan, soal PU jangan lupa. Jadi beliau tinjau lapangan beberapa kali, beliau makin yakin untuk pengerjaan waduk-waduk itu secara administrasi lebih baik kita kelola sendiri karena akan menghemat 80-90 dana dan cepet. Kerjaan 2-3 minggu, waduk yang 1-2 hektar sudah jadi. Jadi modalnya beli saja alat berat. Daripada ngandelin orang nggak becus juga. Bisa diperiksa jaksa nanti. Dalam ngga dalamnya (waduk) ntar masalah juga," tutur Ahok sambil tersenyum.

Usai bertemu Ahok kemarin, Jokowi membantah pertemuan itu untuk serah terima jabatan menjelang cuti.

"Biasa, kamu saja yang nggak tahu. (Pertemuan ini) Ya menyiapkan secara administratif hal-hal yang akan kita lakukan," kata Jokowi.

Tag

Load More