News / Nasional
Jum'at, 04 April 2014 | 11:12 WIB
Gubernur Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.[suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Hari ini, Jumat (4/4/2014), Panglima TNI Jenderal Moeldoko membantah ada pembahasan tentang capres dan cawapres dalam pertemuan dengan capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (3/4/2014) kemarin.

"Tidak ada pembahasan politik, apalagi tentang saya menjadi cawapres," kata Moeldoko. Seperti diketahui, wacana Moeldoko akan dipasangkan dengan Jokowi di bursa Pilpres 2014 menguat belakangan ini.

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta ke Mabes TNI kemarin, kata Moeldoko, merupakan kunjungan yang kedua.

Kunjungan pertama berlangsung beberapa waktu yang lalu untuk membahas rencana pelebaran jalan yang berada di depan pintu utama Mabes TNI. Pada waktu itu, Moeldoko menyampaikan bahwa akses pintu masuk Mabes TNI setiap hari mengalami kemacetan lalu lintas. Selain itu, kondisi jalan juga sudah kumuh.

"Ini, kan termasuk tanggung jawab Pemerintah Daerah DKI Jakarta, untuk memperbaiki dan melebarkan jalan utama menuju Mabes TNI yang nantinya mengatasi kemacetan tersebut, " kata Moeldoko.

Sedangkan kunjungan Jokowi yang kedua merupakan realisasi dari kunjungan pertama.

"Pemerintah DKI Jakarta sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp64 miliar untuk pembebasan lahan, pelebaran jalan dan pembuatan taman sesuai rencana yang ada," kata dia.

Akses Mabes Polri akan dilebarkan menjadi 20 meter dari yang saat ini hanya 7 meter. Panjang jalurnya 1,3 kilometer. Selain itu, nanti juga akan dilengkapi dengan penyediaan ruang terbuka hijau.

"Tamu- tamu kenegaraan dari luar negeri banyak yang berkunjung ke sini, kalau aksesnya seperti ini, kan kurang nyaman," kata dia.

Load More