Suara.com - Hari ini, Jumat (4/4/2014), Panglima TNI Jenderal Moeldoko membantah ada pembahasan tentang capres dan cawapres dalam pertemuan dengan capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (3/4/2014) kemarin.
"Tidak ada pembahasan politik, apalagi tentang saya menjadi cawapres," kata Moeldoko. Seperti diketahui, wacana Moeldoko akan dipasangkan dengan Jokowi di bursa Pilpres 2014 menguat belakangan ini.
Kunjungan Gubernur DKI Jakarta ke Mabes TNI kemarin, kata Moeldoko, merupakan kunjungan yang kedua.
Kunjungan pertama berlangsung beberapa waktu yang lalu untuk membahas rencana pelebaran jalan yang berada di depan pintu utama Mabes TNI. Pada waktu itu, Moeldoko menyampaikan bahwa akses pintu masuk Mabes TNI setiap hari mengalami kemacetan lalu lintas. Selain itu, kondisi jalan juga sudah kumuh.
"Ini, kan termasuk tanggung jawab Pemerintah Daerah DKI Jakarta, untuk memperbaiki dan melebarkan jalan utama menuju Mabes TNI yang nantinya mengatasi kemacetan tersebut, " kata Moeldoko.
Sedangkan kunjungan Jokowi yang kedua merupakan realisasi dari kunjungan pertama.
"Pemerintah DKI Jakarta sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp64 miliar untuk pembebasan lahan, pelebaran jalan dan pembuatan taman sesuai rencana yang ada," kata dia.
Akses Mabes Polri akan dilebarkan menjadi 20 meter dari yang saat ini hanya 7 meter. Panjang jalurnya 1,3 kilometer. Selain itu, nanti juga akan dilengkapi dengan penyediaan ruang terbuka hijau.
"Tamu- tamu kenegaraan dari luar negeri banyak yang berkunjung ke sini, kalau aksesnya seperti ini, kan kurang nyaman," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak