Suara.com - Menanggapi penyerangan posko Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Aceh Utara pada 16 Februari lalu, Panglima TNI Jendral Moeldoko meminta maaf atas perilaku seorang anggotanya yang ikut terlibat.
Usai bertemu dengan Pangdam se-Indonesia jelang Pemilu Pileg di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (4/4/2014), Moeldoko membenarkan hasil penyidikan polisi bahwa senjata yang digunakan kedua pelaku penyerangan pokso Nasdem adalah milik anggota TNI.
"Jadi begini, Praka (prajurit kepala) Heri meminjamkan senjata itu ke temannya," terang Moeldoko.
Dia juga menjelaskan kalau oknum prajurit yang juga diduga menggunakan narkoba saat meminjamkan senjatanya itu kini sudah dipecat.
"Praka sontoloyo, karena dia tidak memikirkan dampaknya, padahal resikonya sangat tinggi," tegas Moeldoko.
"Saya selaku Panglima TNI meminta maaf atas kelakuan prajurit saya," tambahnya lagi.
Mantan anggota TNI dari Batalyon 111/Raider Kodam Iskandar Muda (IM) Aceh, Praka Heri, mengakui dirinya terlibat dalam kasus penembakan posko pemenangan Zubir HT, calon anggota legislatif Partai Nasdem.
Dia meminjamkan Senapan Serbu (SS)-2 V1 kepada kedua temannya saat dalam pengaruh narkoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung