Suara.com - Mengenakan jas dan bercelana hitam, dipadu dengan dasi warna merah, serta tatanan rambut yang klimis. Lampu kilat kamera pun menyilau ketika shutter kameranya ditekan, senyum Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pun dibuka lebar.
"Ini untuk majalah," kata Jokowi usai melakukan prosesi pemotretan di ruang tunggu Kantor Gubernur DKI Jakarta, Senin (7/4/2014).
Pewarta yang hadir di tempat itu menyindir pemotretan kali ini bukan untuk majalah, apalagi mendekati waktu pemilihan presiden (Pilpres).
"Buat foto capres ya pak?" tanya pewarta.
"Nggak lah, ini untuk majalah. Foto-foto kaya gitu saja nggak nanya-nanya, tahu-tahu nongol di majalah ini kaya gini," kata Jokowi sambil menunjukkan majalah Monocle.
Jokowi mengaku tidak tahu tujuan pemotretan kali ini dan apa peruntukannya. Dia pun tidak peduli jika fotonya nanti disalahgunakan. Sebab, menurutnya fotonya sudah banyak beredar.
"Foto saya ini satu hari lebih dari seribu orang. Ya nggak apa-apa kan," tuturnya.
Nama Jokowi tidak hanya diburu oleh pewarta nasional, dia juga diburu oleh sejumlah media asing. Beberapa kali, wartawan asing pun harus mengikuti kegiatan Jokowi blusukan di Jakarta.
Beberapa media asing yang tercatat pernah meliput kegiatan Jokowi adalah NRC Handelsblad (media cetak Belanda), Times, BBC, Al-Jazeera, The Economist, Foxnews, dan arabnews.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi