Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rumah Sakit (RS) Pekerja PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Tipar, Cakung, Jakarta Utara, Selasa (8/4/2014).
Acara peresmian ini juga dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy dan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Setelah meresmikan RS Pekerja, Kepala Negara dan Gubernur Jakarta serta para tamu undangan melihat-lihat sejumlah ruangan RS yang memiliki 12 lantai itu, di antaranya UGD dan radiologi.
Setelah acara, kedua pemimpin meninggalkan lokasi. Sebelum beranjak, Presiden yang mengenakan kemeja batik berwarna hijau kebiruan itu berjabatan tangan dengan Jokowi yang waktu itu memakai batik berwarna coklat.
Informasi yang dihimpun, sebelum berangkat ke RS Pekerja, Presiden SBY dan Gubernur Jokowi serta tamu undangan lainnya berkumpul di salah satu tempat. Kemudian, mereka berangkat bersama ke RS dengan menumpang satu kendaraan bus berwarna putih.
Sebelum Jokowi pergi tadi, ia terlebih dahulu memberikan apresiasi terhadap pembangunan RS. Ia berharap RS ini mampu melayani 79 ribu pekerja di kawasan industri KBN.
"Memang idealnya kawasan industri ini komplit. Ada fasilitas untuk pekerja. Saya kira RS KBN diperlukan. Warga juga bisa ke RS ini, pakai BPJS dan KJS juga bisa," kata Jokowi.
Untuk sementara, RS ini tidak memiliki ruangan kelas 3. Namun, Jokowi memastikan kelas itu akan segera diadakan.
"Tadi udah disampaikan, kalau kelas 3 itu wajib. Ya nanti segera. Karena syaratnya, kan harus ada kelas 3. Lebih banyak lebih baik," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya