Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Selasa (8/4/2014), meresmikan pembangunan waduk Rawa Kendal di kawasan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Di tengah acara peresmian, Jokowi coba-coba mengoperasikan eskavator dengan didampingi operator.
Dengan eskavator, Jokowi mengeruk lumpur, lalu membuangnya ke tempat yang telah disediakan. Jokowi melakukan hal itu sebanyak dua kali.
Usai mengoperasikan eskavator, Jokowi memberikan penjelasan tentang pengerukan Rawa Kendal.
Dia mengatakan Rawa Kendal merupakan salah satu waduk yang termasuk dalam program pembangunan 24 waduk di Jakarta.
"Ini waduk Rawa Kendal, yang akan dikerjakan seluas 55 hektare. Tapi sekarang baru 21 hektar," kata Jokowi yang waktu itu mengenakan kemeja putih.
Menurut pengamatan suara.com, sebelum mengoperasikan alat berat tadi, Jokowi menemui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Manggas Rudi Siahaan, Walikota Jakarta Utara Heru Budi Hartono, dan jajaran Pemprov DKI lainnya.
Mereka berbincang-bincang sekitar lima menit tentang operator alat berat.
Setelah itu, Jokowi masuk ke dalam eskavator.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok