Suara.com - Dua pembalap yang saat ini menduduki papan teratas klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez dan Valentino Rossi, sama-sama mengaku optimistis menjelang digelarnya GP Amerika, di Sirkuit Austin, Texas, Minggu (13/4/2014) akhir pekan ini.
Sebagaimana diketahui, Marquez, juara bertahan muda yang menjadi andalan tim Repsol Honda, sempat mengalami kecelakaan yang mencederai kaki kanannya, beberapa pekan jelang balapan musim ini dibuka. Nyatanya, meski sempat ragu dengan kondisinya, Marquez memenangi pertarungan versus Rossi dengan meraih posisi terdepan di GP Qatar, 23 Maret lalu.
Kini, kendati mengaku kondisinya masih belum 100 persen pulih, Marquez menyatakan yakin bisa lebih baik lagi di Austin. Salah satu alasannya adalah kenangan manis di sirkuit itu tahun lalu, di mana ia untuk pertama kalinya memenangi seri balapan MotoGP. Alasan lainnya adalah bahwa sirkuit ini punya lebih banyak tikungan tajam ke kiri.
"Sejak awal, saya sudah fokus untuk membuat kakiku lebih kuat dan tubuhku juga lebih fit, dalam persiapan balapan di Austin akhir pekan ini," tutur pembalap Spanyol itu. "Sirkuit ini adalah salah satu favoritku. Saya menjalani balapan yang bagus tahun lalu di sini, di mana ada kenangan manis menjuarai balapan MotoGP untuk pertama kalinya," sambung Marquez.
"Untungnya pula, sebagian besar tikungan berat (di sirkuit ini) adalah tikungan ke kiri, yang akan lebih ringan bagi kakiku (yang cedera), apalagi karena aku juga belum fit 100 persen," tandasnya, yang di Sirkut Losail (Qatar) mengaku banyak dibantu pegangan tangannya demi mengatasi tikungan-tikungan ke kanan.
Di sisi lain, Rossi dari tim Movistar Yamaha selaku pesaing terdekat Marquez, juga tak kalah optimisnya. Tertinggal hanya 0,259 detik dari Marquez saat finish di Losail, Rossi mengaku tak sabar untuk menjajal Austin, demi memastikan perkembangan kemampuan motor dan kinerja timnya.
"Saya benar-benar siap pergi ke Austin, terutama setelah balapan pertama di Qatar," kata Rossi. "Musim ini diawali dengan baik, tapi kini kami butuh konfirmasi. Tahun lalu, saya mencatatkan salah satu balapan terburuk musim itu di Texas. Kini saya ingin memastikan apakah kami bisa kompetitif di (sirkuit) mana saja," sambungnya.
"Mendapatkan hasil yang baik di Austin akan berarti banyak bagiku dan juga Yamaha. Itu akan memastikan bahwa arah kami sudah benar. Kami akan melakukan yang terbaik untuk bisa bersaing di sirkuit ini. Saya sendiri ingin menikmati balapan yang seru seperti di Qatar lagi," tandas Rossi. (MotoGP.com)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran