Suara.com - Seorang perempuan yang diduga bunuh diri dengan cara membiarkan tubuhnya ditabrak kereta api commuter line di kilometer 19, daerah Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2014), belum diketahui identitasnya.
"Gak ada identitasnya, gak ada dompet atau tanda pengenal," kata petugas bagian identifikasi, Ipan, di lokasi kejadian.
Terkait kronologis kejadian yang membuat nyawa perempuan tak dikenal itu melayang, Ipan mengaku belum mendapatkan laporan pasti.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara, terutama dari arah Tanjung Barat menuju Pasar Minggu, saat ini macet.
Kemacetan terjadi karena ada konsentrasi warga di sekitar tempat kejadian perkara. Selain itu, kemacetan juga terjadi karena sebagian warga memarkir kendaraan di pinggir jalan.
Diwartakan sebelumnya, informasi kejadian sebelum perempuan ditabrak kereta api sekitar jam 07.30 WIB tadi masih simpang siur.
Ada yang mengatakan perempuan tadi ditabrak kereta api ketika hendak menyeberangi rel. Tapi, ada juga yang mengatakan ia bunuh diri dengan cara sengaja membiarkan tubuhnya dihantam kereta.
Informasi yang menyebutkan perempuan itu bunuh diri disampaikan oleh petugas keamanan KRL Commuter Jabodetabek (KCJ), Idris.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau