Suara.com - Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu PDI Perjuangan Puan Maharani optimistis cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi) bisa diusung dari internal partai.
Puan mensyaratkan hal tersebut bisa terjadi asalkan perolehan suara dalam pemilihan legislatif (Pileg) mencapai lebih dari 20 persen.
"Penentuan calon tetap ada di tangan PDI Perjuangan. Dengan melihat suara kami ,Insya Allah ke depannya perolehan suara kami tetap akan mayoritas," kata Puan, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Selasa (15/4/2014).
Namun, Puan menerangkan, nama cawapres hingga saat ini belum muncul. Sebab, masih dalam kajian internal partai dari seluruh provinsi di Indonesia.
Puan menambahkan, cawapres yang akan diusung dari PDI Perjuangan juga bukan merupakan nama yang diusulkan oleh sejumlah elemen, termasuk rekan koalisi. Katanya, nama-nama yang akan dijadikan cawapres akan ditentukan dengan melihat dinamika yang ada di daerah-daerah.
"Artinya bukan mengusulkan nama, tapi bagaimana kita lihat situasi dan kondisi terkait dinamika di wilayah mereka, berapa nanti perolehan suara di tingkat provinsi dan kabupaten dan kota di Indonesia," terang Puan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran