Suara.com - Calon Presiden dari PDI Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo (Jokowi), menginginkan platform sederhana terkait visi misinya. Sehingga rakyat dapat menangkap dan memberikan perubahan untuk kemajuan bangsa Indonesia.
"Yang kami buat bukan visi misi yang absurd sehingga sulit dipahami rakyat, melainkan platform sederhana sehingga dapat ditangkap dan memberikan perubahan, saya ingin bangun program seperti itu," ujar Gubernur DKI Jakarta tersebut di Jakarta, Selasa.
Hal tersebut diungkapkan mantan Wali Kota Solo itu saat menghadiri jamuan makan malam bersama forum pemimpin redaksi.
Dituturkan, sejauh ini, dirinya belum membuat visi misi khusus, karena masih mencari pendampingnya untuk bertarung dalam Pilpres mendatang.
"Nanti akan saya sampaikan satu persatu. Misalnya pertanian, energi seperti apa, satu persatulah nanti," kata dia.
Terkait penyusunan visi misi, ia mengungkapkan bahwa hal tersebut dirancang oleh tim khusus yang berasal dari kalangan akademisi, militer, maupun para ahli di bidangnya masing-masing.
"Ada timnya sendiri. Nanti saya buka semuanya," ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan alasan pertemuan dengan Forum Pemred yaitu untuk mendapatkan masukan-masukan terkait semua hal yang berkaitan dengan masalah yang ada di bangsa ini.
Menurut dia, dengan masukan-masukan tersebut maka akan dijadikan bahan pertimbangan untuk mendorong kemajuan bangsa serta kesejahteraan rakyat.
"Kita akan bangun seperti apa negara ini karena hal ini bukan masalah saya saja tetapi masalah bangsa dan negara," ucapnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan