Suara.com - Calon Presiden dari PDI Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo (Jokowi), menginginkan platform sederhana terkait visi misinya. Sehingga rakyat dapat menangkap dan memberikan perubahan untuk kemajuan bangsa Indonesia.
"Yang kami buat bukan visi misi yang absurd sehingga sulit dipahami rakyat, melainkan platform sederhana sehingga dapat ditangkap dan memberikan perubahan, saya ingin bangun program seperti itu," ujar Gubernur DKI Jakarta tersebut di Jakarta, Selasa.
Hal tersebut diungkapkan mantan Wali Kota Solo itu saat menghadiri jamuan makan malam bersama forum pemimpin redaksi.
Dituturkan, sejauh ini, dirinya belum membuat visi misi khusus, karena masih mencari pendampingnya untuk bertarung dalam Pilpres mendatang.
"Nanti akan saya sampaikan satu persatu. Misalnya pertanian, energi seperti apa, satu persatulah nanti," kata dia.
Terkait penyusunan visi misi, ia mengungkapkan bahwa hal tersebut dirancang oleh tim khusus yang berasal dari kalangan akademisi, militer, maupun para ahli di bidangnya masing-masing.
"Ada timnya sendiri. Nanti saya buka semuanya," ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan alasan pertemuan dengan Forum Pemred yaitu untuk mendapatkan masukan-masukan terkait semua hal yang berkaitan dengan masalah yang ada di bangsa ini.
Menurut dia, dengan masukan-masukan tersebut maka akan dijadikan bahan pertimbangan untuk mendorong kemajuan bangsa serta kesejahteraan rakyat.
"Kita akan bangun seperti apa negara ini karena hal ini bukan masalah saya saja tetapi masalah bangsa dan negara," ucapnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan