Suara.com - Pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) memperoleh nilai tertinggi pada simulasi calon presiden dan wakil presiden yang dirilis Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat.
Penilaian para kandidat pada simulasi yang bertema 'Analisis Implementasi Agenda HAM dalam Pemilu 2014' itu ditinjau dari sisi Hak Asasi Manusia (HAM).
"Simulasi ini dilihat dari sembilan indikator yang berkaitan dengan HAM," kata Ketua PSPK Unpad, Muradi, di Bandung, hari ini.
Menurut dia, sembilan indikator itu, antara lain rekam jejak calon presiden, rekam jejak calon wakil presiden, ideologi partai penyokong utama, dan pendukung serta program capres dan cawapres.
"Selain itu ada juga indikator lain seperti komitmen menuntaskan kasus HAM masa lalu, penguasaan isu HAM, citra baik internasional capres dan cawapres, serta relasi dengan komunitas HAM," kata Muradi.
Untuk masing masing indikator, Muradi memberi satu poin untuk nilai tertinggi dan nol poin untuk nilai terendah.
Selain simulasi pasangan Jokowi dan JK, yang memiliki nilai tertinggi juga ada empat pasang simulasi calon lain, yakni Mahfud MD - Ahmad Heriawan , Aburizal Bakrie - Pramono Anung, Prabowo - Hatta Rajasa, dan Wiranto - Hari Tanoe.
Menurut simulasi PSPK, masing masing pasangan meraih posisi kedua hingga kelima.
"Simulasi ini sifatnya berubah-ubah tergantung kepada dinamika politik yang terjadi," kata Muradi.
Lebih lanjut, Muradi mengatakan simulasi dirilis PSPK berdasarkan berbagai aspek. Salah satunya pemberitaan media. Ia menyebutkan semakin besar skor yang diraih masing-masing calon, semakin besar pula agenda penguatan HAM. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor
-
Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?
-
Nasib Pedagang Buah Kramat Jati: Niat Cari Nafkah Malah Dimaki Perwira Polisi Gegara 'Ngeyel'
-
Komnas Perempuan Nilai Lirik Lagu Om Zein Seksis, Disebut Merendahkan Martabat Perempuan
-
Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog di Kalsel, Dukung Penguatan Penyimpanan Pangan Nasional