Suara.com - Tim bulu tangkis junior Indonesia merebut lima keping medali pada "BWF World Junior Championships 2014" yang berakhir Jumat (18/4/2014) malam di Alor Setar, Malaysia.
Laman resmi PBSI menyebutkan kelima medali yang dibawa pulang pebulu tangkis junior Indonesia yaitu tiga medali perak dari nomor beregu campuran.
Selan itu, perorangan Muhammad Rian Adrianto/Rosyita Eka Putri Sari (ganda campuran), dan Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu (ganda putri).
Selanjutnya, dua medali perunggu dari Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan Clinton Hendrik Kudamassa/Muhammad Rian Adrianto (ganda putra).
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, hasil ini memang lebih baik karena pada "BWF World Junior Championships 2013" di Bangkok, Thailand, Indonesia hanya meraih tiga medali.
Tiga medali saat itu terdiri dari dua medali perak dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin (ganda campuran) dan nomor beregu campuran, kemudian satu medali perunggu dari Ihsan Maulana Mustofa (tunggal putra).
"Penampilan anak-anak sudah maksimal, tapi kamu harus mengakui kalau lawan dari Tiongkok memang tampil lebih baik. Lawan juga lebih unggul dari segi pengalaman dan jam terbang," kata Manajer Tim Indonesia, Maria Fransisca.
"Dengan materi pemain yang ada, kami memang melebihi target, khususnya beregu. Raihan medali juga lebih banyak dari tahun lalu, tapi tetap saja target medali emas belum tercapai. Kami sudah berusaha dan hasilnya seperti ini. Kami tetap bersyukur," katanya.
"Sebagai bahan evaluasi, mungkin selanjutnya persiapan pemain harus lebih lama. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, siapa tahu hasilnya bisa lebih baik," katanya.
Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan juga menyatakan apresiasi atas raihan tim junior Indonesia di ajang "BWF World Junior Championships 2014".
"Selamat kepada Rian/Rosyta dan Rosyita/Apriani yang meraih medali perak di ajang 'BWF World Junior Championship 2014'. Rosyita bisa melaju ke final di dua nomor. Walaupun belum bisa meraih gelar, jangan pernah putus asa, jalan kalian masih panjang. Mari latihan lebih keras lagi untuk meraih prestasi yang lebih baik di turnamen selanjutnya," kata Gita Wirjawan.
Meskipun belum meraih gelar juara, dengan pencapaian yang lebih baik dari tahun lalu, Gita berharap tim junior dapat memetik hasil lebih baik di ajang Olympic Youth 2014 yang digelar pada Agustus mendatang serta BWF World Junior Championships 2015. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan